Polres OKU Rangkul Driver Ojol: Bukan Sekadar Berkendara, Tapi Jadi Teladan Keselamatan!

Februari 03, 2026 WIB Last Updated 2026-02-03T13:22:21Z

BATURAJA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengambil langkah proaktif dalam menekan angka kecelakaan di wilayahnya dengan merangkul komunitas transportasi daring. Pada Selasa pagi, 3 Februari 2026, halaman Mapolres OKU dipadati oleh puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang hadir untuk mengikuti apel besar bersama jajaran kepolisian setempat. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk mempererat komunikasi antara aparat penegak hukum dengan para pejuang aspal yang setiap hari beroperasi di jalan raya.

Apel bersama ini dipimpin langsung oleh Wakapolres OKU, Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kehadiran beliau didampingi oleh Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., beserta seluruh jajaran Kepala Unit (Kanit) Satlantas. Tak hanya dari unsur kepolisian, perwakilan dari PT Jasa Raharja juga turut hadir, mempertegas bahwa urusan keselamatan jalan raya merupakan tanggung jawab kolektif lintas instansi yang harus dikelola secara kolaboratif

Fokus utama dari pertemuan ini adalah untuk memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya keselamatan berkendara (safety riding) bagi pengemudi ojol. Mengingat intensitas mereka di jalan raya sangat tinggi, para pengemudi ini dianggap sebagai kelompok yang paling rentan sekaligus paling potensial untuk menjadi agen perubahan. Polisi memandang bahwa kesadaran individu dari para driver ojol akan berdampak langsung pada penurunan tingkat fatalitas kecelakaan di Kabupaten OKU.

Sebagai aksi nyata dari kepedulian tersebut, Satlantas Polres OKU melakukan pembagian sejumlah helm berstandar Nasional Indonesia (SNI) secara gratis kepada para peserta yang hadir. Langkah preventif ini dilakukan karena helm bukan sekadar aksesori, melainkan alat pelindung kepala paling vital yang wajib digunakan dengan benar. Penyerahan bantuan ini disambut antusias oleh para pengemudi yang merasa mendapat dukungan moral dan material dari pihak kepolisian dalam menjalankan pekerjaan mereka.

Proses penyerahan helm dilakukan secara simbolis oleh Kompol Eryadi Yuswanto dengan disaksikan langsung oleh Kasat Lantas dan pihak Jasa Raharja. Prosesi ini menjadi simbol komitmen bersama bahwa keselamatan tidak boleh dikompromikan dengan alasan apa pun. Dengan mengenakan helm SNI, para pengemudi diharapkan lebih terlindungi dari risiko cedera berat apabila terjadi insiden yang tidak diinginkan selama mengantarkan penumpang atau barang.

Dalam arahannya, Wakapolres OKU, Kompol Eryadi Yuswanto, menegaskan bahwa disiplin lalu lintas harus menjadi gaya hidup, bukan sekadar ketakutan terhadap sanksi tilang. Beliau berharap agar komunitas ojol di OKU bisa bertransformasi menjadi role model atau contoh teladan bagi pengguna jalan lainnya. "Kami ingin rekan-rekan ojol menjadi pelopor keselamatan. Jika ojolnya tertib, masyarakat umum pasti akan merasa malu jika tidak ikut tertib," ujar Kompol Eryadi di hadapan para peserta apel.

Selain pemberian helm, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun sinergi yang lebih solid antara Polri dan komunitas transportasi daring. Melalui komunikasi dua arah yang terjalin dalam apel tersebut, Satlantas ingin menciptakan ekosistem lalu lintas yang kondusif di mana polisi bukan lagi dipandang sebagai sosok yang menakutkan, melainkan mitra bagi para pengemudi dalam menjaga ketertiban di ruang publik. Sinergi ini dinilai krusial agar setiap permasalahan di lapangan dapat diselesaikan dengan cara-cara yang persuasif dan humanis.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan ini bermuara pada harapan besar terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) yang berkelanjutan di wilayah hukum Polres OKU. Dengan adanya peran aktif dari pengemudi ojol sebagai garda terdepan di jalan raya, Polres OKU optimis angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan demi kenyamanan seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang.

Terkini