Personel Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Raja Polres OKU menghadiri undangan peringatan Malam Nisfu Syakban 1447 H yang berlangsung khidmat di Masjid Jami’ Imam Ar Rosyad, Dusun Mekar Jati, Desa Batumarta 2. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (02/02/2026) malam ini menjadi momentum penting bagi kepolisian untuk berbaur langsung dengan masyarakat dalam suasana spiritual.
Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa seperti Kepala Dusun Mekar Jati, hingga para tokoh agama dan alim ulama setempat. Kehadiran tokoh-tokoh masyarakat Desa Batumarta 2 ini menegaskan dukungan kolektif terhadap kegiatan keagamaan yang mampu menyatukan visi warga dalam menjaga keharmonisan desa.
Tidak hanya diikuti oleh warga lokal, jemaah Masjid Jami’ Imam Ar Rosyad juga kedatangan tamu istimewa, yakni mahasiswa dan mahasiswi KKN dari Universitas Baturaja. Keikutsertaan para mahasiswa ini memberikan warna tersendiri, menunjukkan bahwa tradisi spiritual Nisfu Syakban tetap relevan dan diikuti oleh generasi muda sebagai bagian dari pengabdian mereka kepada masyarakat.
Kapolres OKU, Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU, Akp Feri Zulfian, menjelaskan bahwa partisipasi kepolisian dalam acara ini adalah bentuk penghormatan terhadap tradisi Islam. Malam Nisfu Syakban dipandang sebagai waktu istimewa bagi umat Muslim untuk memperbanyak doa, zikir, serta memohon ampunan kepada Allah SWT sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Tujuan utama dari berkumpulnya warga di masjid ini adalah untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Umat Islam di Desa Batumarta 2 memanfaatkan malam tersebut untuk menilai kembali amal perbuatan yang telah dilakukan selama setahun terakhir, sembari menata niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bertakwa di masa mendatang.
Prosesi peringatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan, diisi dengan munajat bersama dan refleksi rohani. Suasana Masjid Jami’ Imam Ar Rosyad menjadi pusat energi positif, di mana lantunan doa-doa dipanjatkan secara berjemaah, menciptakan lingkungan yang sangat religius dan damai bagi seluruh peserta yang hadir.
Pihak kepolisian melalui Kasi Humas berharap bahwa melalui kegiatan ini, sinergi antara ulama, masyarakat, dan Polri dapat terjalin semakin kuat. Kerja sama lintas sektoral ini dianggap krusial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sehingga wilayah Lubuk Raja tetap kondusif melalui pendekatan yang humanis dan agamis.
Menutup rangkaian kegiatan, ditekankan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga sebagai fondasi utama keamanan wilayah. Dengan adanya interaksi langsung antara Bhabinkamtibmas dan warga di tempat ibadah, diharapkan segala potensi konflik dapat diredam dan tercipta lingkungan yang harmonis, aman, serta nyaman bagi seluruh penduduk di Kabupaten OKU.