Cegah Kecelakaan di Malam Libur, Satlantas Polres OKU Kedepankan Edukasi Humanis di Jalan Raya

Januari 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T12:59:20Z
BATURAJA – Fenomena balap liar yang kerap meresahkan warga saat malam libur mendapat respons tegas dari aparat kepolisian. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara resmi menggelar operasi patroli dan hunting besar-besaran untuk menjamin Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Langkah ini diambil guna memastikan ruang publik tetap aman dari aksi adu kecepatan ilegal yang berisiko tinggi.

Kegiatan krusial ini dilaksanakan tepat pada Jumat dini hari, 31 Januari 2026, dimulai pukul 00.00 WIB hingga tuntas. Pemilihan waktu ini dilakukan secara strategis karena tengah malam menjelang hari libur sering kali dimanfaatkan oleh oknum pemuda untuk berkumpul dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Personel kepolisian tetap bersiaga di tengah sunyinya kota demi memberikan proteksi maksimal bagi pengguna jalan lainnya.

Operasi penyisiran ini difokuskan pada sejumlah titik yang berdasarkan pemetaan intelijen diindikasikan sebagai "sirkuit dadakan" atau wilayah rawan gangguan ketertiban. Titik-titik tersebut meliputi Simpang 4 Air Paoh Baturaja dan Simpang 3 SPBU Bakung yang berada di bawah wilayah hukum Polres OKU. Kedua lokasi ini menjadi target utama patroli karena memiliki badan jalan yang lebar dan sering menjadi titik kumpul massa saat malam hari.

Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., melalui Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tujuan utamanya adalah sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi ini bertujuan menghapus kekhawatiran masyarakat yang merasa terganggu oleh kebisingan knalpot brong dan perilaku berkendara yang ugal-ugalan.

Secara operasional, jalannya patroli dipimpin langsung oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres OKU, Ipda Wibowo Pebrianto, S.H. Ia bergerak bersama kekuatan penuh yang terdiri dari personel piket Turjagwali, unit Mako, serta unit Gakkum Satlantas Polres OKU. Sinergi antar-unit ini memastikan bahwa setiap sudut area rawan terpantau dengan baik, sehingga celah bagi para pelaku balap liar untuk beraksi menjadi tertutup rapat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel kesiapan di Mako Satlantas Polres OKU untuk memastikan seluruh personel memahami standar operasional prosedur (SOP). Setelah apel, petugas bergerak menyisir jalanan utama Kota Baturaja. Dalam prosesnya, polisi mengedepankan pendekatan yang humanis; para pengendara yang kedapatan melanggar diberikan teguran serta edukasi mengenai risiko fatalitas kecelakaan yang bermula dari pelanggaran lalu lintas.

AKP Ferri Zulfian menambahkan bahwa edukasi secara persuasif menjadi kunci agar para pemuda sadar akan bahaya balap liar. Petugas di lapangan tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengajak para pengendara untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. "Balapan liar sangat berbahaya, tidak hanya bagi pelaku tapi juga bagi pengguna jalan lain. Kami ingin masyarakat sadar bahwa jalan raya adalah fasilitas umum, bukan lintasan balap," tegasnya.

Berdasarkan laporan akhir kegiatan, operasi ini membuahkan hasil yang memuaskan di mana arus lalu lintas terpantau lancar tanpa adanya gesekan berarti. Hingga patroli berakhir, petugas tidak menemukan adanya aksi balapan liar di lokasi sasaran, dan situasi keamanan di Kota Baturaja dinyatakan tetap kondusif. Polres OKU terus mengimbau seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk bersama-sama menjaga ketertiban demi keselamatan bersama

Terkini