Pikiran Positif dari Raga yang Bugar: Cara Rutan Baturaja Jaga Mental dan Fisik Warga Binaan

Februari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-07T12:36:48Z
BATURAJA – Kebugaran fisik dan kesehatan mental menjadi perhatian utama bagi jajaran pemasyarakatan dalam membina masyarakat binaan. Pada Sabtu pagi, 07 Februari 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja mengubah suasana sunyi di balik tembok tinggi menjadi penuh energi. Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berkumpul di lapangan utama untuk mengikuti agenda rutin "Senam Sabtu Sehat" yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum pembinaan di sana.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk menjaga imunitas tubuh para penghuni rutan di tengah rutinitas masa pidana. Di bawah siraman cahaya matahari pagi yang menyegarkan, para warga binaan tampak antusias memenuhi area terbuka. Momen ini bukan sekadar olahraga biasa, melainkan menjadi wadah bagi mereka untuk menghirup udara segar dan merasakan atmosfer kebersamaan di luar kamar hunian.
Guna memastikan manfaat kesehatan yang maksimal, pihak rutan tidak main-main dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Mereka mendatangkan instruktur senam profesional yang ahli dalam memandu gerakan aerobik hingga zumba. Dentuman musik yang energik dan penuh semangat membahana, memicu adrenalin para peserta untuk mengikuti setiap ritme gerakan, mulai dari pemanasan yang perlahan hingga gerakan inti yang menguras keringat.

Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, yang memantau langsung jalannya senam, menegaskan bahwa hak kesehatan bagi para WBP adalah prioritas yang harus dipenuhi secara berkala. Menurutnya, lingkungan rutan yang terbatas mengharuskan pihak pengelola kreatif dalam menciptakan program yang dapat menjaga kebugaran jasmani. Tanpa raga yang kuat, para warga binaan akan sulit untuk berpartisipasi dalam program keterampilan lainnya.
“Kegiatan senam rutin setiap Sabtu ini adalah manifestasi dari komitmen kami dalam memberikan hak kesehatan kepada seluruh warga binaan tanpa kecuali. Kami meyakini bahwa jika fisik mereka sehat dan bugar, maka pola pikir mereka akan jauh lebih positif serta optimis dalam menjalani setiap tahapan pembinaan di sini,” ungkap Fitri Yady dengan tegas.

Selain manfaat fisik, senam bersama ini memiliki kaitan erat dengan kesehatan mental para penghuni rutan. Olahraga bersama secara kolektif terbukti efektif sebagai sarana stress relief atau pereda stres bagi individu yang sedang menjalani masa isolasi dari dunia luar. Interaksi positif antar warga binaan selama senam juga membantu menciptakan harmoni dan mengurangi potensi konflik internal di dalam rutan

Kendati berlangsung dalam suasana yang cair dan menyenangkan, aspek keamanan tetap dijaga dengan sangat ketat. Sejumlah personel pengamanan rutan disiagakan di titik-titik strategis untuk mengawasi jalannya kegiatan yang berlangsung selama satu jam tersebut. Kedisiplinan tinggi yang ditunjukkan oleh ratusan WBP membuktikan bahwa pendekatan pembinaan melalui olahraga ini sangat dihormati dan dinikmati oleh mereka.

Sebagai penutup rangkaian Sabtu Sehat, para warga binaan diharapkan dapat membawa semangat produktivitas ini kembali ke blok hunian masing-masing. Melalui konsistensi kegiatan ini, Rutan Baturaja berharap dapat mencetak alumni pemasyarakatan yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang prima. Hal ini merupakan modal berharga bagi mereka untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat luas di masa depan.

Terkini