BATURAJA – Sisi humanis Kepolisian Republik Indonesia kembali terpancar melalui aksi nyata yang dilakukan oleh jajaran Polsek Baturaja Timur. Pada Sabtu pagi, 07 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, suasana tenang di Desa Tanjung Baru sempat terusik oleh kekhawatiran warga. Hal ini dipicu oleh ditemukannya seorang anak balita yang tampak kebingungan, tersesat, dan terlantar sendirian di kawasan Lapangan Korpri, sebuah area publik yang cukup luas di Desa Tanjung Baru, Kabupaten OKU.
Mendapati kondisi yang mengkhawatirkan tersebut, warga segera menghubungi personel kepolisian setempat. Laporan ini diterima langsung oleh Aiptu Sholahuddin, yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Baru, Polres OKU. Tanpa menunda waktu, ia segera bergegas menuju lokasi penemuan. Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan seperti anak-anak.
Setibanya di Lapangan Korpri, Aiptu Sholahuddin segera mengambil tindakan untuk menenangkan balita yang tampak trauma tersebut. Sambil memberikan rasa aman, ia mulai melakukan penelusuran lapangan secara mendalam dengan menggali informasi dari warga sekitar. Komunikasi yang intens dilakukan untuk mencari petunjuk mengenai identitas anak tersebut serta bagaimana ia bisa terpisah dari pengawasan orang tuanya di tempat yang cukup ramai.
Berkat koordinasi yang apik dan hubungan emosional yang kuat antara Bhabinkamtibmas dengan warga binaannya, pencarian informasi membuahkan hasil dalam waktu singkat. Polisi mendapatkan laporan balik dari warga lain bahwa ada sebuah keluarga yang sedang dilanda kepanikan luar biasa mencari keberadaan anggota keluarga mereka. Sinergi antara laporan warga dan tindakan polisi inilah yang menjadi kunci keberhasilan penemuan alamat asal sang anak.
Dalam keterangannya, Aiptu Sholahuddin menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan harus selalu siap siaga dalam situasi apa pun. "Begitu menerima laporan dari warga, prioritas utama adalah memastikan anak tersebut aman. Saya langsung mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, dan alhamdulillah, petunjuk tentang keberadaan keluarganya segera kami dapatkan," ujarnya saat menjelaskan upaya pencarian yang dilakukan secara efektif tersebut.
Balita perempuan yang diketahui bernama Ani bin Kadir itu ternyata baru menginjak usia 5 tahun. Bocah kecil asal Dusun Baturaja ini kemudian diamankan oleh Aiptu Sholahuddin untuk segera dipertemukan kembali dengan sanak saudaranya. Dengan menggunakan kendaraan dinas, sang Bhabinkamtibmas mengantarkan langsung Ani menuju rumah keluarganya, memastikan bahwa perjalanan pulang sang balita berlangsung tanpa kendala sedikit pun.
Suasana haru dan lega menyelimuti momen penyerahan balita tersebut kepada pihak keluarga. Ani diserahkan langsung kepada kakeknya, M. Zukarni, dalam keadaan sehat dan tanpa luka sedikit pun. Wajah cemas sang kakek seketika berubah menjadi tangis syukur dan bahagia saat melihat cucunya kembali ke rumah. Pihak keluarga memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Polri atas kepedulian dan kecepatan dalam merespons kejadian tersebut.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa peran Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan pengayoman di tingkat desa. Kegiatan kemanusiaan seperti ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk urusan penegakan hukum, tetapi juga sebagai penolong yang hadir di tengah kesulitan sosial. Keberhasilan pemulangan Ani bin Kadir menjadi catatan positif atas dedikasi Polres OKU dalam menjaga keharmonisan dan keselamatan warga di wilayah hukum Baturaja Timur.