BATURAJA – Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, Kepolisian Sektor (Polsek) Ulu Ogan terus meningkatkan kewaspadaan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. Fokus utama saat ini diarahkan pada pengawasan intensif terhadap aliran Sungai Ogan di wilayah Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi bencana banjir.
Kegiatan pengecekan debit air ini dilaksanakan secara rutin oleh Personel Piket Polsek Ulu Ogan. Pada Selasa (03/02/2026), petugas kembali turun ke lapangan untuk memantau langsung kondisi permukaan air sungai. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa aktivitas air masih dalam batas aman dan tidak mengancam pemukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, menjelaskan bahwa instruksi pemantauan harian ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) selama musim penghujan. Berdasarkan laporan terkini dari personel di lapangan, debit air Sungai Ogan hingga siang ini dipastikan masih berada dalam kondisi normal tanpa adanya kenaikan yang signifikan.
Kapolsek Ulu Ogan, Ipda Omi F., menegaskan bahwa monitoring ini bukan sekadar rutinitas formalitas semata. Mengingat karakter Sungai Ogan yang dapat meluap sewaktu-waktu akibat kiriman air dari hulu, kehadiran polisi di titik-titik rawan menjadi sangat krusial. Petugas memantau tinggi muka air melalui alat ukur manual maupun pengamatan visual secara langsung di lokasi.
Tujuan utama dari pengecekan yang dilakukan secara konsisten ini adalah sebagai upaya mitigasi dini terhadap musibah banjir bandang. Dengan mengetahui kondisi air lebih awal, pihak kepolisian bersama pemerintah setempat dapat segera menyusun strategi evakuasi atau langkah darurat lainnya jika situasi mulai menunjukkan tanda-tanda bahaya.
"Kami berkomitmen melakukan pengecekan ini setiap hari tanpa kecuali. Jika sewaktu-waktu terpantau debit air mengalami kenaikan di atas ambang batas normal, kami akan segera memberikan peringatan dini kepada warga sekitar agar bisa segera bersiap," ujar Ipda Omi F. dalam keterangannya.
Selain melakukan pemantauan teknis, personel piket juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga yang bermukim di pinggir sungai. Mereka dihimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau perangkat desa jika melihat adanya perubahan warna air atau kenaikan arus yang drastis, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Sinergi antara pemantauan rutin kepolisian dan kesiapsiagaan masyarakat diharapkan mampu meminimalisir kerugian, baik materil maupun korban jiwa, apabila bencana banjir benar-benar terjadi. Polsek Ulu Ogan memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres OKU tetap kondusif dan terkendali.