Pawai 1 Muharram 1448 H Baturaja Sukses Digelar, Ini Strategi Pengamanan Polres OKU

Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T00:46:13Z
BATURAJA – Suasana religius dan penuh semangat menyelimuti Kota Baturaja pada Selasa pagi (16/6/2026). Dalam rangka menyambut dan memeriahkan pergantian tahun dalam kalender Islam, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar acara Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Guna memastikan jalannya perayaan religi tahunan ini berlangsung aman tanpa hambatan, Kepolisian Resor (Polres) OKU mengambil langkah antisipatif dengan menerjunkan personel gabungan yang tergabung dalam Strategic Operation Command (SOC) Regu III.

Langkah pengamanan ketat ini sengaja dilakukan demi memberikan rasa aman, nyaman, dan kekhusyukan bagi ribuan masyarakat serta peserta yang mengikuti jalannya pawai. Mengingat tingginya antusiasme warga Bumi Sebimbing Sekundang yang memadati jalanan, kehadiran aparat kepolisian menjadi sangat krusial untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain menjaga kekhidmatan acara, fokus utama dari pengerahan personel ini adalah untuk meminimalisasi potensi kemacetan lalu lintas serta mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas jalanan yang memanfaatkan momentum keramaian massa.
Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan personel kepolisian sudah apel dan bersiaga di titik pusat kegiatan yang berlokasi di Taman Kota Baturaja. Pengamanan berskala besar ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres OKU, Kompol Saharudin, S.H., yang bertindak sebagai panglima kendali di lapangan. Dalam menjalankan tugasnya, Kompol Saharudin didampingi oleh Koordinator SOC Regu III, AKP Marjuni, S.E., M.Si. Kehadiran para perwira tinggi Polres OKU di garis depan ini menunjukkan komitmen penuh kepolisian dalam mengawal kegiatan masyarakat agar berjalan sukses dan kondusif.

Tidak tanggung-tanggung, kekuatan pengamanan ini juga diperkuat oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres OKU dari berbagai satuan fungsi demi memastikan seluruh aspek keamanan terpenuhi. Terlihat berada di lapangan di antaranya Kasat Intelkam AKP Budiyono yang memimpin deteksi dini, serta Kasat Lantas AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K. yang mengatur rekayasa jalan. Selain itu, tampak pula Kasat Res PPA dan PPO AKP Yulia Fitri Yanti, S.Sos., M.Si., Kasat Resnarkoba Iptu Deka Saputra, S.E., M.Si., hingga Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainuddin, S.H., M.M., bersama sejumlah perwira menengah lainnya yang bahu-membahu mengawasi jalannya pergerakan massa.
Dalam implementasi strategi di lapangan, personel kepolisian disebar secara taktis dan ditempatkan pada sejumlah titik plotting strategis yang menjadi jalur utama lintasan pawai serta pusat konsentrasi bertemunya masyarakat. Area pengamanan ketat tersebut meliputi kawasan vital sekitar Taman Kota Baturaja, Simpang RS DKT, Simpang Kantor Pos, Simpang Ramayana, dan Simpang Aspol Tangsi. Tidak hanya itu, penjagaan juga diperluas hingga ke Simpang SDN 5 OKU, Simpang Tugu Batu, Pospol 10-03, serta akses jembatan penghubung utama mulai dari Simpang Jembatan Ogan I hingga Jembatan Ogan IV yang rawan terjadi penumpukan kendaraan.
Mekanisme pengamanan yang diterapkan oleh Polres OKU memadukan dua metode sekaligus, yaitu pengamanan terbuka oleh personel berseragam dinas dan pengamanan tertutup oleh intelijen serta reserse di tengah kerumunan. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres OKU juga mengambil peran penting dengan melakukan pengawalan melekat terhadap seluruh rombongan peserta pawai, mulai dari titik keberangkatan awal di Taman Kota Baturaja mengelilingi rute yang ditentukan, hingga kembali lagi ke lokasi semula dengan selamat. Pengaturan arus lalu lintas secara dinamis diterapkan di setiap persimpangan untuk mencegah terjadinya kelumpuhan total aktivitas transportasi warga lainnya.
Di sisi lain, fungsi represif pencegahan kejahatan juga diperketat oleh personel yang bertugas melalui pengawasan intensif terhadap potensi tindak pidana jalanan, khususnya antisipasi kejahatan 3C (Pencurian dengan Pemberatan/Curat, Pencurian dengan Kekerasan/Curas, dan Pencurian Kendaraan Bermotor/Curanmor). Berkat kesiapan personel dan kerja sama yang baik dengan warga, sepanjang kegiatan pawai berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Baturaja terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Hingga seluruh peserta membubarkan diri, petugas tidak menemukan adanya gangguan keamanan yang menonjol ataupun hambatan logistik yang berarti.

Setelah seluruh rangkaian Pawai 1 Muharram 1448 H resmi berakhir, tugas kepolisian tidak langsung berhenti begitu saja di Taman Kota. Sebagai langkah penyelesaian dan antisipasi jangka panjang, Satlantas Polres OKU melanjutkan kegiatan dengan menggelar patroli hunting di sejumlah ruas jalan protokol Kota Baturaja. Patroli bergerak ini dilakukan untuk menyisir sisa-sisa kepadatan, mencegah potensi kemacetan pasca-acara, meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, sekaligus memastikan stabilitas keamanan di seluruh wilayah hukum Polres OKU tetap terjaga dengan aman dan terkendali

Terkini