Personel Polsek Baturaja Timur kembali melakukan peninjauan intensif di sejumlah titik terdampak banjir pada Selasa (06/04/2026). Langkah ini diambil oleh Polres Ogan Komering Ulu (OKU) guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap stabil serta memantau langsung proses pemulihan wilayah setelah genangan air dinyatakan surut sepenuhnya.
Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung oleh jajaran Polsek Baturaja Timur dengan menyisir wilayah yang mengalami dampak terparah, di antaranya kawasan Taman Sari RT 01 dan RT 03 RW 03 di Kelurahan Sukaraya, serta RT 03 Dusun 7 di Desa Air Paoh. Kehadiran aparat kepolisian di tengah pemukiman warga bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus melakukan dialog interaktif mengenai kebutuhan mendesak yang mungkin masih diperlukan oleh penduduk setempat.
Pengecekan ini menjadi sangat krusial dilakukan pada awal April ini untuk memetakan kerusakan infrastruktur jalan dan sistem drainase yang sempat terganggu akibat debit air yang tinggi. Dengan turun langsung ke lapangan, pihak kepolisian dapat memberikan data yang akurat kepada pemerintah daerah mengenai titik-titik mana saja yang membutuhkan penanganan prioritas agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhambat lebih lama
Fokus utama dalam pemantauan tersebut adalah pengerjaan teknis saluran air yang menjadi penyebab utama banjir di periode sebelumnya. Petugas melaporkan bahwa progres perbaikan drainase berjalan sangat positif, di mana pemasangan box culvert telah rampung dikerjakan. Saat ini, pekerja di lapangan tengah melakukan tahap pemadatan tanah sebagai fondasi utama sebelum nantinya akan dilanjutkan dengan proses pengaspalan badan jalan yang rusak.
Selain perbaikan jalan, pembangunan talut atau dinding penahan tanah juga sedang digenjot di sepanjang saluran air yang rawan longsor. Pemasangan struktur talut ini bertujuan untuk memperkuat dinding drainase agar mampu menahan laju air saat curah hujan tinggi, sehingga risiko erosi dan penyumbatan yang memicu banjir di masa depan dapat diminimalisir secara efektif.
Berdasarkan hasil pengamatan di Kelurahan Sukaraya dan Desa Air Paoh, situasi secara umum telah kembali normal dan kondusif. Tidak ada lagi genangan air yang mengganggu mobilitas warga, dan aktivitas sosial-ekonomi di pasar maupun pemukiman terpantau berjalan sebagaimana mestinya. Yang paling utama, otoritas setempat mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan seluruh warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Seiring dengan membaiknya kondisi lapangan, operasional dapur umum yang sebelumnya disiagakan untuk memenuhi kebutuhan logistik darurat kini resmi dihentikan. Keputusan ini diambil karena rumah tangga warga sudah mulai berfungsi normal kembali dan ketersediaan pangan mandiri telah mencukupi, menandakan bahwa fase tanggap darurat telah bergeser sepenuhnya ke fase rehabilitasi infrastruktur.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, SIK., MAP., melalui Kasi Humas AKP Ferri Zulfian, menegaskan bahwa kepolisian akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan unsur terkait hingga seluruh proses perbaikan selesai 100%. Beliau mengimbau masyarakat untuk turut menjaga infrastruktur yang sudah diperbaiki, khususnya sistem drainase, agar tetap bersih dan berfungsi optimal demi mencegah terulangnya bencana banjir di wilayah Baturaja Timur.