Diduga ODGJ, Pria di Baturaja Timur Nekat Bakar Rumah dan Coba Bunuh Diri

Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-21T02:52:52Z
BATURAJA TIMUR – Warga Jalan Akmal Bukit Kecil, Gang Patrajaya, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendadak gempar pada Rabu pagi. Sebuah insiden mencekam terjadi ketika satu unit rumah hangus terbakar setelah sengaja disulut oleh penghuninya sendiri. Pelaku pembakaran diketahui merupakan seorang pria berusia 30 tahun bernama Pedi Malonda, yang berdasarkan informasi warga sekitar diduga kuat sedang mengalami Gangguan Jiwa (ODGJ).

Peristiwa yang mengejutkan masyarakat setempat ini terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026, sekira pukul 09.30 WIB. Suasana lingkungan yang semula tenang seketika berubah menjadi kepanikan massal saat kepulan asap hitam pekat mulai membubung tinggi dari atap kediaman korban. Warga yang melihat kobaran api langsung berteriak histeris dan mencoba melakukan tindakan penyelamatan darurat dengan peralatan seadanya demi mencegah api merembet ke pemukiman padat penduduk.
Berdasarkan pengakuan mengejutkan dari Sdr. Pedi Malonda saat dievakuasi, aksi nekat tersebut murni berasal dari tindakannya sendiri. Pria yang diketahui belum memiliki pekerjaan tetap ini secara sengaja memicu amukan si jago merah di dalam rumahnya. Menggunakan korek api, ia mengumpulkan pakaian-pakaian miliknya di satu ruangan, lalu menyulutnya hingga api dengan cepat merambat dan melahap material bangunan yang mudah terbakar.
Nahasnya, aksi membakar rumah tersebut ternyata hanyalah awal dari tindakan mengerikan yang direncanakan oleh pelaku. Segera setelah kobaran api membesar dan mengepung seisi ruangan, Sdr. Pedi Malonda justru tidak berusaha menyelamatkan diri. Dalam kondisi dikelilingi asap tebal, ia diduga mengalami depresi berat atau bisikan halus sehingga nekat melakukan percobaan bunuh diri di dalam rumah yang sedang terbakar tersebut.

Cara yang dipilih korban untuk mengakhiri hidupnya terbilang sangat ekstrem dan tragis. Sdr. Pedi mengambil sebilah parang tajam yang berada di dalam rumah, lalu secara membabi buta menggorok lehernya sendiri. Aksi nekat ini diduga dipicu oleh kondisi kejiwaannya yang tidak stabil, mengingat statusnya yang merupakan ODGJ dan tidak mendapat pengawasan ketat saat kejadian berlangsung.
Aksi penyelamatan berlangsung dramatis ketika warga sekitar yang sedang bahu-membahu menyiramkan air untuk memadamkan api, memutuskan mendobrak masuk ke dalam rumah. Langkah tersebut diambil karena warga curiga korban masih terjebak di dalam. Alangkah terkejutnya warga saat mendapati Sdr. Pedi sudah dalam posisi terkapar dan berlumuran darah segar akibat luka robek yang sangat parah di bagian lehernya.

Tanpa membuang waktu, warga langsung mengevakuasi tubuh korban keluar dari kepungan asap dan api yang kian mengganas. Dalam kondisi kritis dan bersimbah darah, Sdr. Pedi langsung dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja agar segera mendapatkan penanganan medis darurat. Berkat kesigapan warga, nyawa korban masih berhasil diselamatkan meskipun mengalami pendarahan hebat.

Kasus pembakaran rumah dan percobaan bunuh diri ini kini telah ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Baturaja Timur untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan korban. Sementara itu, pihak kepolisian juga berencana melakukan koordinasi dengan tim medis dan dinas sosial guna memeriksa mendalam kondisi kejiwaan korban setelah keadaannya dinyatakan membaik.

Terkini