Puncak Libur Lebaran 2026: Polres OKU Perketat Pengamanan Objek Wisata Melalui Kendali Pusat

Maret 24, 2026 WIB Last Updated 2026-03-24T14:12:37Z
BATURAJA – Menjelang puncak perayaan Idulfitri 1447 H yang jatuh pada tahun 2026, Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Pada Selasa siang (24/03/2026), jajaran pimpinan Polres OKU berkumpul di Pos Terpadu Citimall Baturaja untuk mengikuti Video Conference (Vidcon) Analisis dan Evaluasi (Anev) situasi kamtibmas nasional. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolri dari Mabes Polri guna memastikan seluruh instansi kepolisian di daerah siap menghadapi dinamika lapangan.

Pertemuan daring yang dimulai tepat pukul 11.00 WIB ini bertujuan untuk membedah perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) secara real-time. Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya monitoring ketat terhadap pelayanan publik selama masa mudik dan balik lebaran. Selain itu, evaluasi ini juga difokuskan pada kesiapan personel dalam mengamankan arus lalu lintas serta titik-titik rawan gangguan keamanan yang mungkin muncul di tengah antusiasme masyarakat merayakan hari kemenangan.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., memimpin jalannya Vidcon di tingkat kabupaten dengan didampingi oleh Wakapolres OKU, Kompol Eryadi Yuswanto, S.H. Kehadiran pucuk pimpinan Polres OKU di Pos Terpadu Citimall ini menandakan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di balik meja kantor, tetapi langsung di titik pusat keramaian masyarakat. Langkah ini diambil agar koordinasi antara instruksi pusat dan eksekusi di lapangan dapat berjalan sinkron tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.

Tak hanya pimpinan tertinggi, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres OKU turut hadir dengan komposisi lengkap untuk memberikan laporan teknis. Terlihat Kabag Ops Kompol Saharudin, S.H., Kasiwas AKP Abdul Mujib, dan Kasat Intelkam AKP Budiyono yang siaga memantau potensi kerawanan. Kehadiran mereka memastikan bahwa setiap aspek, mulai dari operasional, pengawasan internal, hingga deteksi dini intelijen, telah terintegrasi dengan baik dalam rencana pengamanan Idulfitri tahun ini.

Sektor lalu lintas dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi sorotan utama dalam agenda Anev tersebut. Kasat Lantas AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., bersama Kasat Binmas AKP Ujang Abdul Aziz, S.E., dan Kasi Propam Iptu Hartomi, tampak serius menyimak instruksi terkait pengaturan arus mudik. Keterlibatan aktif para Kapos Pam (Kepala Pos Pengamanan), Kapos Yan (Kepala Pos Pelayanan), dan Kapos Terpadu dari lokasi tugas masing-masing semakin mempertegas kesiapan armada Polri di seluruh titik akses masuk dan keluar wilayah OKU.

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam tingkat nasional dan daerah adalah pengamanan objek wisata. Mengingat libur Idulfitri 1447 H diprediksi akan membawa lonjakan wisatawan ke berbagai destinasi di OKU, Polri telah menyiapkan skema pengamanan khusus. Fokusnya adalah mencegah penumpukan massa yang berlebihan serta menjamin rasa aman bagi warga yang ingin menghabiskan waktu berlibur bersama keluarga setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Melalui rilis resminya, Polres OKU menyatakan bahwa seluruh sumber daya manusia dan sarana prasarana telah disiagakan secara maksimal. Upaya pemantauan menyeluruh terhadap sitkamtibmas dilakukan bukan hanya untuk menekan angka kriminalitas, tetapi juga untuk memberikan pelayanan prima bagi para pemudik yang melintasi jalur lintas Sumatra. Keberadaan Pos Terpadu di Citimall menjadi simbol kehadiran Polri di tengah-tengah pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Baturaja.

Sebagai penutup, Kapolres OKU menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas adalah harga mati yang harus dijaga demi kenyamanan masyarakat. Dengan adanya sinergi antara Mabes Polri dan Polres jajaran melalui kegiatan Anev ini, diharapkan perayaan Idulfitri 1447 H di wilayah Ogan Komering Ulu dapat berjalan dengan aman, damai, dan kondusif. Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan kepada petugas di pos-pos terdekat.

Terkini