Wujudkan Pelayanan Humanis, Rutan Baturaja Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin Bagi Warga Binaan Lansia dan Penderita Penyakit Kronis"

Januari 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-30T05:37:10Z
BATURAJA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja kembali mempertegas komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan melalui program pelayanan kesehatan yang inklusif. Pada Jumat (30/1), jajaran Humas Rubaraja melaporkan pelaksanaan kegiatan pemantauan kesehatan rutin yang dikhususkan bagi warga binaan kategori lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini sekaligus perawatan berkelanjutan di dalam lingkungan rutan.

Kegiatan yang berlangsung di area klinik dan blok hunian ini dipimpin langsung oleh tim tenaga kesehatan Rutan Baturaja dengan pengawasan ketat dari petugas pengamanan. Fokus utama dari agenda ini adalah memastikan bahwa warga binaan yang secara fisik lebih rentan mendapatkan perhatian medis yang setara dengan
Pemeriksaan dilakukan secara mendalam dan menyeluruh, mencakup pengecekan tekanan darah (tensi), pemeriksaan fisik dasar, hingga pemantauan ritme jantung bagi penderita hipertensi dan diabetes. Tidak hanya sekadar pemeriksaan fisik, para tenaga kesehatan juga memberikan ruang konsultasi psikologis ringan untuk mendengarkan keluhan kesehatan yang dirasakan warga binaan sehari-hari, mengingat faktor usia sering kali disertai penurunan kondisi mental.
​Secara teknis, petugas medis melakukan pendekatan "jemput bola" dengan mendatangi warga binaan yang memiliki keterbatasan mobilitas. Pendampingan ini memastikan tidak ada satu pun warga binaan lansia yang terlewatkan dalam pendataan kesehatan berkala. Dengan penanganan yang tepat dan pemberian obat-obatan sesuai resep dokter, diharapkan risiko komplikasi penyakit kronis di dalam rutan dapat ditekan seminimal mungkin.
Alasan utama di balik masifnya kegiatan ini adalah kesadaran bahwa warga binaan lansia membutuhkan perlakuan khusus (special treatment) karena kerentanan daya tahan tubuh mereka. Rutan Baturaja memahami bahwa keberhasilan proses pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek keamanan saja, tetapi juga dari sejauh mana institusi mampu menjaga kesejahteraan dan kelangsungan hidup warga binaan selama menjalani masa pidana.

Melalui program rutin ini, Rutan Baturaja berupaya menciptakan ekosistem pemasyarakatan yang sehat dan kondusif. Pemenuhan hak kesehatan ini juga merupakan implementasi dari amanat undang-undang yang mewajibkan negara hadir dalam memberikan perlindungan bagi setiap warga negara, tanpa terkecuali bagi mereka yang sedang menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Kepala Rutan Baturaja menekankan bahwa kualitas pelayanan publik akan terus ditingkatkan melalui berbagai inovasi layanan kesehatan. Responsivitas petugas dalam menangani keluhan medis menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih peduli dan berkeadilan. Kedepannya, sinergi dengan dinas kesehatan terkait akan terus diperkuat guna mendukung fasilitas medis yang lebih lengkap.

Sebagai penutup, kegiatan yang terlaksana dengan aman dan khidmat ini diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi keluarga warga binaan di luar sana. Dengan lingkungan yang sehat dan perhatian medis yang terjaga, Rutan Baturaja optimis dapat mencetak pribadi-pribadi yang lebih sehat secara fisik dan mental saat mereka kembali ke masyarakat nantinya.

Terkini