Dalam upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, Polsek Semidang Aji menggelar kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (28/01/2026) tepat pukul 11.00 WIB, bertempat di hamparan lahan pertanian Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Momentum ini menjadi bukti kolaborasi aktif aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas ekonomi sektor agraris di tingkat pedesaan.
Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Semidang Aji, Iptu Meyke Krisdian Hasri, SH. Kehadiran beliau didampingi oleh jajaran strategis lainnya, mulai dari Kanit Reskrim Ipda Chandra M, SH, Kanit Binmas Aiptu Hadi Suhendra, SE, MM, hingga Bhabinkamtibmas Desa Singapura Aipda Rudi Gunawan. Turut hadir pula Kepala Desa Singapura, Rustam Efendi, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan perangkat desa setempat untuk menyaksikan langsung keberhasilan para petani binaan.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah pemanenan lahan jagung seluas kurang lebih 2 (dua) hektare milik warga setempat. Berdasarkan pemantauan di lapangan, kualitas tongkol jagung yang dihasilkan tergolong sangat baik dengan perkiraan total hasil panen mencapai 5 (lima) ton. Angka ini dianggap sebagai pencapaian positif untuk pembukaan kuartal pertama tahun ini, mengingat tantangan cuaca dan teknis pertanian yang dihadapi petani di awal tahun.
Dalam sambutannya, Iptu Meyke Krisdian Hasri menegaskan bahwa peran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga mencakup dukungan terhadap kesejahteraan sosial. Beliau menyatakan bahwa kehadiran Polri di tengah ladang jagung adalah bentuk dukungan psikologis dan nyata agar masyarakat petani merasa didampingi dan dimotivasi untuk terus mengelola sektor pertanian secara berkelanjutan
Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah untuk memastikan ketersediaan stok pangan daerah tetap stabil sehingga dapat menekan laju inflasi bahan pokok. Dengan terciptanya ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa seperti di Desa Singapura, diharapkan masyarakat memiliki kemandirian ekonomi yang lebih tangguh. Hal ini sejalan dengan visi Polri dalam membantu percepatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan sumber daya lokal.
Proses pascapanen juga menjadi perhatian serius dalam kegiatan ini. Rustam Efendi, selaku pemilik lahan sekaligus Kepala Desa, menjelaskan bahwa jagung hasil panen tersebut akan melalui proses penjemuran terlebih dahulu untuk menurunkan kadar air sebelum dipasarkan. Namun, untuk menghindari praktik permainan harga oleh tengkulak yang kerap merugikan petani, pihak kepolisian memberikan saran strategis agar hasil panen ini dikoordinasikan dengan BULOG OKU guna mendapatkan harga jual yang lebih stabil.
Di tempat terpisah, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Polsek Semidang Aji. Beliau menekankan bahwa sinergi lintas sektoral antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas pangan. Polres OKU berkomitmen untuk terus mengawal program-program serupa di wilayah hukum lainnya demi kesejahteraan masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di lokasi panen raya Desa Singapura terpantau sangat kondusif, aman, dan penuh antusiasme. Para petani merasa terbantu dengan arahan-arahan teknis maupun ekonomi yang diberikan oleh pihak kepolisian dan PPL. Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi santai antara aparat dan warga mengenai kendala pertanian ke depan, memastikan bahwa kerja sama ini tidak berhenti hanya pada saat seremonial panen raya saja.