Satlantas Polres OKU Gelar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas untuk Anak Usia Dini"

Januari 30, 2026 WIB Last Updated 2026-01-30T19:48:49Z
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda yang sadar hukum. Melalui program inovatif bertajuk "Polisi Sahabat Anak", pihak kepolisian berupaya menanamkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia sedini mungkin agar menjadi bekal keselamatan mereka di masa depan.

Kegiatan edukatif yang penuh keceriaan ini dilaksanakan pada Jumat pagi, 30 Januari 2026. Mengambil lokasi di Kampung Tertib Lalu Lintas, acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Pemilihan lokasi ini bertujuan agar anak-anak dapat melihat langsung gambaran miniatur lingkungan jalan raya yang ideal, aman, dan teratur sesuai dengan aturan yang berlaku

Kapolres OKU melalui Kasatlantas AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Ferri Zulfian, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah preventif Polri. Menurutnya, pendekatan kepada anak-anak memerlukan metode khusus agar sosok polisi tidak lagi dianggap menakutkan, melainkan menjadi mitra dan sahabat bagi anak-anak dalam belajar kedisiplinan.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kasatlantas mengutus tim yang dipimpin oleh Ps Kanit Kamsel Aiptu Dian Gun Gun, S.E. Beliau tidak sendirian, melainkan didampingi oleh personel berpengalaman lainnya seperti Aipda Hermansyah, Bripka Ari Andrian Wahyudi, Brigpol Arsel Delian P, Bripda M. Raihan Djakfar, serta dukungan dari unit Turjawali yang diwakili Bripda Baldy Tri dan Bripda Hilman.

Materi yang disampaikan disusun dengan sangat interaktif agar sesuai dengan daya tangkap anak-anak. Para personel kepolisian mengenalkan tugas pokok Polisi Lalu Lintas, mulai dari mengatur arus kendaraan hingga membantu penyeberang jalan. Anak-anak diajak berdialog secara langsung sehingga tercipta komunikasi dua arah yang hangat dan penuh tawa antara petugas dan peserta.

Tidak hanya sekadar teori, edukasi ini juga diselingi dengan berbagai permainan kreatif mengenai rambu-rambu lalu lintas. Anak-anak diajari mengenali arti warna lampu pengatur lalu lintas serta tanda-tanda larangan maupun perintah di jalan raya melalui alat peraga. Metode bermain sambil belajar ini terbukti efektif membuat pesan keselamatan lebih mudah diingat oleh para peserta

AKP Ferri Zulfian menambahkan bahwa dampak yang diharapkan dari kegiatan ini bukan sekadar pengetahuan sesaat, melainkan tumbuhnya hubungan emosional yang kuat antara Polri dan masyarakat sejak kecil. Dengan rasa cinta kepada aturan yang dipupuk sejak dini, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas di masa depan dapat ditekan karena lahirnya pengguna jalan yang patuh secara mandiri.

Sebagai penutup, AKP Ferri menegaskan bahwa anak-anak adalah aset bangsa yang akan menjadi pengguna jalan utama di masa mendatang. Dengan pembekalan yang tepat, Satlantas Polres OKU optimis akan lahir generasi yang menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar ketakutan terhadap sanksi atau petugas, demi terciptanya kamseltibcarlantas yang berkelanjutan di wilayah OKU.

Terkini