BATURAJA – Personel Polsek Ulu Ogan dari Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengambil langkah proaktif guna mengantisipasi potensi bencana alam di tengah musim penghujan yang sedang berlangsung. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan patroli intensif dan pengecekan debit air di sejumlah titik sungai serta wilayah-wilayah yang dianggap rawan terjadi bencana banjir di seluruh Kecamatan Ulu Ogan.
Kegiatan pengecekan tersebut terpantau dilaksanakan secara langsung oleh personel Polsek Ulu Ogan pada Jumat (15/05/2026). Salah satu titik fokus utama dalam pemantauan kali ini adalah aliran Sungai Ogan yang melintasi Desa Gunung Tiga, di mana petugas melakukan observasi mendalam untuk mengukur ketinggian permukaan air yang mulai menunjukkan fluktuasi akibat curah hujan yang tinggi.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Ulu Ogan, Ipda Omi E., menegaskan bahwa patroli ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan kepada seluruh jajaran. Perintah tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan wilayah hukum Polsek Ulu Ogan tetap kondusif dan memastikan bahwa aliran debit air sungai masih berada dalam level yang aman di tengah cuaca ekstrem belakangan ini.
Aksi tanggap darurat ini dilakukan bukan tanpa alasan yang kuat. Pihak kepolisian memandang perlu adanya kewaspadaan dini terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Mengingat topografi wilayah Ulu Ogan yang berbukit, antisipasi sejak dini dianggap sebagai kunci utama dalam meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materi bagi penduduk sekitar.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan hingga saat ini, petugas melaporkan bahwa meskipun terjadi kenaikan volume debit air sungai, statusnya terpantau masih berada dalam batas normal. Sejauh ini, tim di lapangan belum menemukan adanya dampak kerusakan serius akibat cuaca ekstrem, baik berupa genangan air yang masuk ke pemukiman, pergeseran tanah, maupun hambatan akses jalan akibat pohon tumbang.
Selain melakukan pemantauan fisik terhadap kondisi sungai, personel Polsek Ulu Ogan juga melakukan pendekatan dialogis dengan warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. Polisi secara persuasif memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak lengah dan selalu memperhatikan perubahan kondisi alam di lingkungan sekitar mereka, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam durasi lama.
Kapolsek Ulu Ogan, Ipda Omi E., berharap kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dapat terjalin dengan kuat dalam hal mitigasi bencana. Ia meminta warga untuk segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila melihat tanda-tanda bencana atau mengalami peristiwa yang membutuhkan penanganan darurat, sehingga tindakan penyelamatan bisa dilakukan secepat mungkin oleh otoritas terkait.
Menutup keterangannya, Kapolsek menegaskan bahwa layanan Polsek Ulu Ogan terbuka penuh bagi laporan warga terkait kebencanaan. Pihaknya berkomitmen untuk terus menyiagakan personel di titik-titik rawan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Ulu Ogan selama menghadapi tantangan musim penghujan di tahun ini.