Peringati HBP Ke-62, Rutan Baturaja Gelar Bakti Sosial Bersih-Bersih Lingkungan Kantor

April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-07T08:57:39Z
BATURAJA – Menyambut momentum bersejarah Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja menginisiasi sebuah aksi nyata yang menyentuh aspek kebersihan lingkungan. Pada Selasa (07/04/2026), seluruh elemen Rutan Baturaja berkumpul untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial bersih-bersih lingkungan kantor. Aksi ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan bentuk dedikasi institusi dalam menciptakan suasana kerja yang lebih manusiawi dan asri bagi semua pihak.

Kegiatan yang berpusat di area kantor Rutan Kelas IIB Baturaja ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Fitri Yady. Beliau menggerakkan seluruh jajaran petugas, mulai dari staf administrasi hingga jajaran pejabat struktural, untuk turun tangan langsung memegang alat kebersihan. Kehadiran para pimpinan di lapangan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif yang tidak memandang strata jabatan di dalam organisasi pemasyarakatan
Pemilihan waktu pelaksanaan pada awal April ini dinilai sangat strategis, mengingat HBP merupakan agenda besar nasional bagi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Selain untuk merayakan hari jadi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas antarpetugas. Dengan bekerja bersama di luar tugas rutin pengamanan, diharapkan muncul ikatan emosional dan semangat gotong royong yang lebih kuat di antara para pegawai Rutan Baturaja.

Secara teknis, aksi bersih-bersih ini dilakukan dengan menyisir beberapa titik krusial di lingkungan Rutan. Fokus utama pembersihan diarahkan pada halaman depan dan area taman kantor. Langkah ini diambil agar setiap masyarakat atau keluarga warga binaan yang datang berkunjung mendapatkan kesan pertama yang nyaman, bersih, dan ramah, sehingga stigma negatif terhadap penjara yang kusam dapat perlahan terkikis.
Tidak hanya estetika, aspek fungsional pun menjadi perhatian serius melalui pembersihan drainase dan saluran air di sekitar area kantor. Para petugas secara bahu-membahu mengeruk sedimen dan sampah yang menyumbat aliran air guna mengantisipasi risiko genangan air maupun potensi banjir, mengingat cuaca yang mulai memasuki musim penghujan. Langkah preventif ini krusial untuk menjaga infrastruktur Rutan agar tetap terjaga dan higienis.

Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, dalam arahannya menegaskan bahwa transformasi pemasyarakatan harus dimulai dari hal-hal mendasar seperti kebersihan. Ia menyatakan bahwa lingkungan yang tertata rapi akan berdampak langsung pada psikologis petugas dalam memberikan pelayanan. Budaya bersih diharapkan menjadi napas baru dalam menjalankan tugas sehari-hari, bukan hanya dilakukan saat menyambut hari besar seperti HBP saja.
Lebih lanjut, Fitri Yady menjelaskan bahwa manfaat dari lingkungan yang sehat ini juga akan dirasakan oleh para warga binaan yang sedang menjalani masa pidana. Dengan lingkungan yang bersih, risiko penyebaran penyakit dapat diminimalisir, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal. Pelayanan yang prima, menurutnya, adalah pelayanan yang mampu menjamin kesehatan dan kenyamanan baik bagi subjek hukum maupun aparatur negaranya.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi pembuka dari rangkaian panjang peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 di Rutan Baturaja. Selain fokus pada lingkungan, pihak Rutan telah menyiapkan berbagai agenda sosial lainnya yang dirancang untuk mempererat sinergitas dengan masyarakat luas. Dengan wajah kantor yang kini lebih segar dan profesional, Rutan Baturaja optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik di masa depan.

Terkini