BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama jajaran Kepolisian Resor (Polres) OKU dan unsur TNI menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kedaulatan pangan daerah. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I yang dipusatkan di lahan produktif Kelurahan Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 ini dimulai sekira pukul 14.30 WIB hingga selesai. Agenda ini menjadi tonggak penting bagi sektor pertanian di awal tahun 2026, mengingat tantangan stabilitas pangan yang kian dinamis. Kehadiran berbagai elemen penting daerah menunjukkan bahwa urusan pangan bukan sekadar tugas petani, melainkan tanggung jawab kolektif lintas instansi
Mewakili Penjabat Bupati OKU, Asisten 2 Pemkab OKU hadir untuk memimpin jalannya penanaman secara simbolis. Beliau didampingi oleh jajaran pejabat tinggi lainnya seperti Sekretaris Dewan (Sekwan) yang mewakili Ketua DPRD OKU, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) OKU, hingga Kepala Bulog OKU yang turut memantau kesiapan logistik pangan.
Tak hanya dari unsur pemerintahan sipil, dukungan penuh juga datang dari jajaran Polres OKU. Tampak hadir Kabag Ops, Kabag SDM, Kabaglog, hingga para Kasat seperti Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kasat Tahti, serta Kasiwas dan Kasi Propam Polres OKU. Sinergitas ini semakin lengkap dengan kehadiran Danramil 0403 OKU serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri OKU melalui Kasubdit 2 Intelijen, yang memastikan kegiatan ini mendapat pengawalan hukum dan keamanan yang maksimal.
Secara teknis, kegiatan tanam raya ini menyasar lahan seluas 3 hektar (Ha) yang terletak strategis di Kelurahan Batu Kuning. Lahan ini dipilih karena memiliki potensi geografis yang mendukung produktivitas jagung pipil. Proses penanaman dilakukan secara serentak oleh para tamu undangan bersama tokoh masyarakat setempat, menciptakan suasana gotong royong yang kental di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 45 kilogram benih jagung pipil unggul disiapkan untuk memenuhi area lahan tersebut. Penggunaan benih berkualitas ini bertujuan untuk memastikan hasil panen yang maksimal pada akhir siklus tanam nanti. Langkah ini juga menjadi bagian dari program strategis Pemerintah Pusat yang diturunkan ke daerah untuk meningkatkan indeks pertanaman dan kesejahteraan petani lokal.
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran aktif elemen akar rumput, mulai dari Lurah Batu Kuning, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga Kepala Lingkungan. Selain itu, tenaga ahli dari BPP Belatung memberikan pendampingan teknis kepada Ketua Gapoktan Tegap dan para Ketua Kelompok Tani (Poktan) binaan yang menjadi ujung tombak dalam pengelolaan lahan pasca-penanaman ini.
Kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni belaka, melainkan pemicu semangat bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten OKU. Dengan terlaksananya program ini, Pemkab OKU optimis dapat memenuhi target produksi jagung nasional, menekan angka inflasi daerah, serta memastikan ketersediaan pakan ternak dan bahan baku industri pangan tetap aman sepanjang tahun 2026.