Perkuat Sinergitas Lintas Instansi, Irjen Pol Sandi Nugroho Tinjau Kesiapan Personel Gabungan di Pusat Kota

Maret 18, 2026 WIB Last Updated 2026-03-18T19:39:40Z


Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Irjen Pol Sandi Nugroho, melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan (Posyan) yang terletak di Simpang 5 DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada Selasa (17/3/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata institusi Polri dalam menjamin Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di titik paling krusial Kota Palembang. Inspeksi mendadak ini bertujuan untuk memastikan bahwa kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui pelayanan yang prima dan responsif.

Pemilihan lokasi di Jalan Kapten A. Rivai, Kecamatan Ilir Barat I ini bukan tanpa alasan, mengingat Simpang 5 DPRD merupakan urat nadi transportasi sekaligus pusat aktivitas publik di ibu kota provinsi. Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa pengecekan ini adalah bagian dari strategi mitigasi potensi gangguan keamanan di objek vital. Kapolda ingin memastikan bahwa seluruh skenario pengamanan yang telah direncanakan di atas kertas dapat diimplementasikan dengan sempurna oleh personel di lapangan guna menjaga stabilitas Kamtibmas.

Dalam kunjungan tersebut, aspek sinergitas antar-instansi menjadi sorotan utama sang jenderal bintang dua. Sebanyak 39 personel gabungan yang bersiaga di pos tersebut menunjukkan kolaborasi yang solid antara berbagai elemen keamanan dan pelayanan publik. Kekuatan ini terdiri dari 15 personel Polri, 8 tenaga medis dari Dinas Kesehatan, serta dukungan masing-masing 4 personel dari TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan anggota Senkom Mitra Polri yang bahu-membahu menjaga ketertiban kota.

Irjen Pol Sandi Nugroho melakukan inspeksi mendetail terhadap aspek administrasi dan data operasional yang menjadi tulang punggung pelaporan Pospam. Beliau memeriksa ketersediaan panel data, fungsi laptop operasional, hingga kedisiplinan pengisian buku mutasi yang mencatat setiap kejadian, kunjungan tamu, serta hasil supervisi harian. Ketertiban administrasi ini dinilai sangat krusial agar setiap pergerakan personel dan dinamika di lapangan dapat terpantau secara real-time dan akurat.

Tak hanya administrasi, kelengkapan perlengkapan taktis perorangan juga tak luput dari pemeriksaan ketat. Petugas di lapangan dipastikan dibekali dengan alat komunikasi HT Hytera yang berfungsi baik, 5 unit TKP Kit untuk penanganan darurat, hingga perlengkapan pendukung seperti senter, tongkat, borgol, rompi, dan jas hujan. Kapolda menekankan bahwa kesiapan alat-alat ini adalah harga mati untuk menjamin keselamatan petugas saat memberikan perlindungan bagi masyarakat, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem atau situasi darurat di jalan raya.

Untuk mendukung mobilitas yang cepat (quick response), pos ini juga diperkuat dengan armada operasional yang mumpuni, termasuk satu unit mobil patroli double cabin dan dua unit sepeda motor. Fasilitas kesehatan juga tersedia lengkap dengan adanya mobil ambulans dari Dinas Kesehatan yang siaga 24 jam serta kotak P3K. Bahkan, aspek kenyamanan petugas dan masyarakat pun diperhatikan dengan penyediaan truk toilet (WC) keliling serta penyebaran brosur edukasi untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas bagi pengguna jalan.

Secara strategis, Irjen Pol Sandi Nugroho juga memantau langsung skenario antisipasi terhadap eskalasi massa, mengingat kawasan ini kerap menjadi titik sentral penyampaian aspirasi masyarakat. Petugas diminta untuk selalu siap siaga menghadapi potensi kemacetan panjang maupun gangguan ketertiban umum. Dengan pengawasan langsung ini, Kapolda ingin memastikan bahwa setiap personel memahami perannya dalam menjaga ritme lalu lintas agar tetap mengalir meskipun beban volume kendaraan di jantung kota terus meningkat.

Sebagai penutup kunjungannya, Kapolda memberikan arahan emosional namun tegas kepada seluruh personel untuk selalu menjaga kesehatan dan mengedepankan sisi humanis dalam bertugas. Beliau berpesan agar setiap bentuk pertolongan, baik medis maupun teknis, dilakukan dengan keramahan dan empati yang tinggi. Melalui kesiapan yang komprehensif ini, Polda Sumsel optimistis bahwa wilayah Palembang akan tetap aman dan kondusif, membiarkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat terus berdenyut tanpa rasa khawatir.

Terkini