BATURAJA – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) menunjukkan langkah nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang tidak hanya terbatas pada tugas kepolisian, tetapi juga pada pemeliharaan lingkungan. Pada hari Jumat (06/02/2026), seluruh personel Polres OKU beserta jajaran Polsek di bawahnya secara serentak melaksanakan kegiatan kerja bakti massal atau yang akrab disebut dengan istilah "Kurve". Kegiatan ini menjadi cerminan komitmen institusi dalam menciptakan atmosfer kerja yang sehat dan profesional.
Kegiatan yang berpusat di Markas Komando (Mako) Polres OKU ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P. Beliau menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar agenda rutin biasa, melainkan instruksi yang bersifat menyeluruh bagi setiap satuan kerja. Pelibatan seluruh elemen personel dari berbagai fungsi menunjukkan adanya soliditas internal dalam menjaga marwah institusi melalui kebersihan lingkungan.
Secara hierarki, pelaksanaan Kurve massal ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan penguatan budaya bersih di instansi pemerintahan. Polres OKU merespons arahan tersebut dengan mengintegrasikannya ke dalam program "Gerakan Indonesia Asri". Langkah strategis ini diambil untuk memastikan bahwa Polri senantiasa selaras dengan kebijakan nasional dalam menjaga kelestarian dan keasrian lingkungan hidup di wilayah perkantoran.
Tujuan utama dari kegiatan "Jum’at Bersih" ini adalah untuk menghadirkan wajah Polri yang lebih humanis dan peduli. Kapolres meyakini bahwa lingkungan kerja yang bersih secara psikologis akan meningkatkan semangat kerja personel dan memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat yang datang berkunjung. Dengan lingkungan yang tertata, standar pelayanan publik diharapkan dapat meningkat seiring dengan meningkatnya kualitas kesehatan dan kenyamanan di area Mako.
Dalam pelaksanaannya, seluruh personel bahu-membahu menyisir setiap sudut markas tanpa terkecuali. Fokus pembersihan meliputi area interior seperti ruang kerja masing-masing satuan fungsi, hingga area eksterior yang mencakup halaman utama dan lapangan apel. Kerja keras para personel terlihat saat mereka memastikan tidak ada tumpukan sampah atau barang tidak terpakai yang mengganggu estetika maupun fungsi ruang kantor.
Tidak hanya fokus pada keindahan pandangan mata, teknis kegiatan kurve ini juga menyasar pada fasilitas sanitasi seperti selokan dan saluran air di sekitar Mako. Pembersihan drainase ini krusial untuk mencegah terjadinya genangan air yang berpotensi menjadi sarang penyakit atau penyebab banjir saat curah hujan tinggi. Fasilitas umum lainnya pun turut diperbaiki dan dirapikan agar fungsinya tetap optimal saat digunakan oleh masyarakat luas.
Melalui aksi ini, Polres OKU berupaya menanamkan mindset bahwa kebersihan adalah bagian dari integritas seorang anggota Polri. Dedikasi yang ditunjukkan dalam menjaga kebersihan kantor merupakan manifestasi dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga ketertiban masyarakat. Dengan demikian, diharapkan muncul kedekatan emosional antara Polri dan warga karena melihat institusi penegak hukum yang begitu peduli terhadap aspek-aspek kemanusiaan dan keasrian.
Sebagai penutup, kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan ini diakhiri dengan evaluasi hasil kebersihan oleh masing-masing kepala satuan fungsi. Polres OKU berkomitmen untuk menjadikan budaya kurve ini sebagai agenda berkelanjutan, guna memastikan kualitas pelayanan publik selalu didukung oleh lingkungan yang sehat dan kondusif. Langkah ini menjadi bukti bahwa Polres OKU siap bertransformasi menuju institusi yang semakin profesional dan dicintai masyarakat.