Sinergi KPPN dan Rutan Baturaja: Perkuat Fondasi Transparansi Keuangan Negara

Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T10:36:07Z
BATURAJA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja menunjukkan langkah nyata dalam menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara. Pada Rabu (11/02/2026), jajaran pengelola keuangan Rutan Baturaja menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran dan Laporan Keuangan UAKPA Tahun 2025 Unaudited. Kegiatan ini diselenggarakan secara intensif guna memastikan setiap instansi siap menghadapi siklus pelaporan akhir tahun.

Acara yang diinisiasi oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Baturaja ini dilaksanakan di Aula KPPN Baturaja. Sejak pagi hari, suasana khidmat menyelimuti ruangan saat para peserta dari berbagai Satuan Kerja (Satker) di wilayah pembayaran KPPN Baturaja berkumpul. Kehadiran tim dari Rutan Baturaja dalam forum ini menjadi bukti kepatuhan administrasi terhadap regulasi perbendaharaan yang berlaku di tingkat nasional.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk persiapan sebelum laporan keuangan diserahkan kepada pihak pemeriksa eksternal untuk diaudit. Dalam dunia akuntansi pemerintahan, laporan unaudited atau laporan yang belum diaudit merupakan draf krusial yang harus disusun dengan tingkat ketelitian tinggi. Melalui Bimtek ini, seluruh data transaksi selama tahun anggaran 2025 disisir kembali untuk memastikan tidak ada selisih atau kesalahan pencatatan yang tertinggal.

Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, dalam keterangannya menekankan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan ini adalah komitmen nyata instansi dalam mempertahankan kualitas laporan keuangan. Beliau memandang bahwa keterbukaan informasi publik dimulai dari kerapian administrasi di balik layar. Baginya, setiap angka yang tercantum dalam laporan harus dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya di depan hukum dan masyarakat.

"Penyusunan laporan keuangan unaudited adalah fondasi penting bagi kita semua. Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikelola oleh Rutan Baturaja telah tercatat dan dilaporkan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku," ujar Fitri Yady saat memberikan motivasi kepada jajaran bendahara dan operator yang hadir.

Selama kegiatan berlangsung, pihak KPPN Baturaja selaku penyelenggara memberikan pendampingan teknis secara mendalam terkait penggunaan aplikasi pelaporan terbaru. Para pemateri memaparkan berbagai potensi kesalahan yang sering terjadi serta memberikan solusi praktis di tempat. Hal ini bertujuan agar kendala teknis yang dihadapi oleh Bendahara Pengeluaran maupun operator laporan keuangan dapat diselesaikan seketika tanpa harus menunggu waktu tenggat.

Apresiasi juga datang dari pihak KPPN Baturaja atas disiplin dan dedikasi para pengelola keuangan Satker yang hadir. KPPN berharap, dengan adanya sinkronisasi data sejak dini, penyampaian laporan keuangan dari wilayah Baturaja dapat dilakukan tepat waktu dan meraih predikat terbaik. Sinergi antara penyedia dana dan pengguna anggaran menjadi kunci utama terciptanya ekosistem keuangan negara yang sehat dan bebas dari penyimpangan.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan rekonsiliasi data awal antara Satker dengan verifikator KPPN. Dengan berakhirnya Bimtek ini, Rutan Kelas IIB Baturaja optimis dapat menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2025 yang transparan, akurat, dan akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja jajaran pemasyarakatan, khususnya dalam aspek manajemen anggaran yang bersih dan profesional.

Terkini