PLORA, 14 Februari 2026 – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti kediaman Bapak Herman Aripin di wilayah Plora sejak Sabtu pagi. Keluarga besar ini tengah menggelar rangkaian acara besar yang menggabungkan tiga tradisi penting sekaligus, yakni prosesi Ngunduh Mantu untuk pasangan Darli dan Wulan, ibadah Aqiqah bagi sang cucu tercinta yang bernama Daffa Devano, serta tradisi religius Marhabah sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026 ini merupakan hari persiapan intensif atau "hari kerja" menjelang acara puncak. Fokus utama hari ini adalah penyiapan konsumsi skala besar untuk menyambut ratusan tamu undangan yang dijadwalkan hadir. Seluruh warga Plora beserta tamu undangan yang datang lebih awal tampak bahu-membahu menunjukkan solidaritas tinggi dalam mempersiapkan segala keperluan logistik dan dapur demi kelancaran hajat tersebut.
Dapur umum menjadi pusat aktivitas yang paling sibuk, di mana proses memasak nasi dalam porsi besar dipimpin langsung oleh Bak Mitak. Sebagai sosok yang dipercaya mengomandoi urusan konsumsi, Bak Mitak memastikan setiap takaran nasi matang dengan sempurna untuk menjamu para tamu. Kepemimpinan Bak Mitak di dapur memberikan rasa tenang bagi keluarga besar Bapak Herman Aripin karena urusan perut para tamu berada di tangan yang ahli.
Tidak jauh dari area dapur, sekelompok warga pria terlihat sangat bersemangat melakukan pemotongan hewan. Sebanyak dua ekor kambing disiapkan khusus untuk memenuhi syarat ibadah Aqiqah cucung Daffa Devano, didampingi dengan puluhan ekor ayam yang juga disembelih secara masal. Proses pemotongan dan pembersihan daging ini dilakukan dengan penuh ketelitian oleh warga yang silih berganti membantu agar pekerjaan cepat selesai sebelum matahari terbenam.
Alasan dibalik pelaksanaan tiga acara sekaligus ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi keluarga serta efisiensi syukur atas berbagai kebahagiaan yang diterima keluarga Bapak Herman Aripin dalam satu waktu. Bagi warga Plora, momen ini bukan sekadar pesta biasa, melainkan wadah untuk melestarikan budaya "rewang" atau gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia dalam membantu tetangga yang sedang mengadakan hajatan.
Bagaimana acara ini direncanakan terlihat dari pembagian tugas yang sangat rapi di lapangan. Warga tidak hanya bekerja keras, tetapi juga saling bercengkrama, menciptakan atmosfer kegembiraan yang tulus. Kerja keras kolektif ini ditujukan agar pada hari Minggu besok, pihak keluarga tidak lagi terbebani oleh urusan dapur dan bisa fokus menyambut tamu serta mengikuti prosesi adat dengan khidmat.
Sesuai jadwal yang telah disusun, hari puncak perayaan akan jatuh pada Minggu, 15 Februari 2026. Pada hari tersebut, perhatian utama akan tertuju pada pasangan pengantin Darli dan Wulan dalam acara Ngunduh Mantu, yang kemudian akan dilanjutkan dengan prosesi Marhabah. Kehadiran cucung Daffa Devano di tengah-tengah acara juga menjadi simbol keberlanjutan generasi dan keberkahan bagi keluarga besar Bapak Herman Aripin.
Keluarga berharap melalui rilis berita ini, seluruh tamu undangan dapat melihat betapa besarnya persiapan dan kasih sayang yang dituangkan warga Plora dalam menyukseskan acara ini. Harapan doa dan restu mengalir agar seluruh rangkaian acara besok berjalan lancar tanpa kendala, serta membawa keberkahan bagi pasangan pengantin maupun ananda Daffa Devano yang baru saja menjalankan syariat Aqiqahnya.