Persempit Ruang Gerak Kriminalitas, Polsek Semidang Aji Intensifkan Patroli Lintas Baturaja-Muara Enim

Februari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-02-08T14:48:05Z


BATURAJA – Guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Semidang Aji di bawah naungan Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengambil langkah konkret dengan mengintensifkan patroli rutin secara proaktif. Fokus utama dari operasi pengamanan ini adalah menyisir ruas Jalan Lintas Baturaja-Muara Enim, sebuah jalur vital yang diidentifikasi memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan pengamanan preemtif tersebut dilaksanakan secara masif pada Minggu, 8 Februari 2026. Pemilihan waktu di akhir pekan ini merupakan hasil perencanaan strategis pihak kepolisian guna merespons dinamika aktivitas masyarakat yang cenderung meningkat secara signifikan. Malam akhir pekan sering kali menjadi celah bagi munculnya potensi gangguan ketertiban yang perlu diantisipasi sejak dini melalui kehadiran personel di lapangan.

Operasi ini dipimpin dan dikomandoi langsung oleh Kapolsek Semidang Aji, Iptu Meyke Krisdian Hasri, S.H. Seluruh personel Polsek dikerahkan secara penuh untuk memastikan cakupan patroli berlangsung luas dan efektif. Pengerahan kekuatan ini merupakan tindak lanjut operasional atas instruksi terpusat dari pimpinan Polri guna memastikan setiap jajaran merespons cepat setiap potensi ancaman yang ada di wilayah hukum masing-masing.

Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk memutus mata rantai dua permasalahan krusial, yaitu aksi balap liar yang kerap membahayakan pengguna jalan serta ancaman tindak pidana C3. Istilah C3 merujuk pada tiga kejahatan konvensional yang paling meresahkan: Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), yang sering memanfaatkan situasi jalanan yang sepi.
Dalam penjelasannya, Iptu Meyke Krisdian Hasri menegaskan bahwa patroli secara sengaja diarahkan ke lokasi-lokasi yang telah dipetakan sebagai titik merah kerawanan Kamtibmas. Strategi ini didasarkan pada data intelijen mengenai jam-jam rawan dan titik kumpul massa yang berpotensi memicu keributan. Dengan pemetaan yang akurat, diharapkan intervensi kepolisian dapat tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal dalam menekan angka kriminalitas.

Metode yang diterapkan tidak hanya terpaku pada patroli statis atau berdiam diri di satu titik (pos), melainkan menggunakan sistem patroli mobile yang dinamis. Personel bergerak secara terus-menerus menggunakan kendaraan dinas dengan lampu rotator yang menyala, guna memberikan efek gentar (deterrent effect) bagi para pelaku kejahatan sekaligus memberikan sinyal kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang masih beraktivitas hingga larut malam.

Lebih lanjut, ruang lingkup pengamanan ini tidak terbatas pada jalan lintas utama saja. Personel kepolisian juga merambah ke kawasan pemukiman penduduk serta lokasi-lokasi terpencil lainnya yang dianggap rawan. Pendekatan komprehensif ini bertujuan untuk memastikan keamanan lingkungan tempat tinggal warga tetap terjaga, sehingga pencegahan kejahatan tidak hanya bersifat di permukaan jalanan, tetapi merasuk hingga ke jantung komunitas.

Aksi ini merupakan bentuk implementasi nyata dari instruksi langsung Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang menekankan pentingnya proactive policing. Melalui peningkatan visibilitas anggota di lapangan, Polres OKU berkomitmen menciptakan iklim yang aman dan kondusif bagi seluruh warga. Kehadiran fisik polisi diharapkan mampu menumbuhkan rasa tenang di masyarakat sekaligus menutup setiap ruang bagi niat maupun kesempatan para pelaku kejahatan.

Terkini