DESA TERUSAN – Suasana penuh kehangatan dan kemeriahan menyelimuti kediaman Bapak Nurbono di Desa Terusan pada Jumat malam 20.00 WIB (06/02/2026) Dalam rangka merayakan tasyakuran khitanan putra keduanya yang bernama Bihan Salman, keluarga besar Bapak Nurbono menggelar turnamen Gaple bertajuk "Ujut Rasa Syukur". Acara ini dirancang sebagai wadah silaturahmi sekaligus hiburan bagi warga sekitar dan tamu undangan yang hadir.
berlangsung pada malam Sabtu tersebut dihadiri oleh puluhan peserta yang merupakan kolaborasi antara warga asli Desa Terusan dan tamu undangan khusus. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, mengingat perlombaan ini bukan sekadar ajang adu strategi kartu, melainkan simbol kebersamaan antar warga desa dalam mendukung momen bahagia keluarga Bapak Nurbono.
Secara resmi, turnamen ini dibuka oleh pihak panitia pelaksana dengan didampingi oleh Saudara Anton. Kehadiran seluruh jajaran Perangkat Desa Terusan dalam acara pembukaan menambah kekhidmatan dan legitimasi acara tersebut, menunjukkan bahwa kegiatan sosial semacam ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa setempat demi mempererat kerukunan bertetangga.
Dalam arahannya, pembawa acara menekankan bahwa kompetisi ini harus diselesaikan dalam waktu satu malam. Hal ini dikarenakan jadwal rangkaian acara tasyakuran khitanan Bihan Salman yang sangat padat, di mana pada malam berikutnya telah disiapkan agenda kegiatan lain yang tidak kalah menarik. Oleh karena itu, para peserta dituntut untuk fokus dan efisien dalam setiap babak pertandingan.
Bapak Nurbono, selaku tuan rumah, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya melihat kerumunan warga yang memadati lokasi acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang berkenan hadir. Beliau menegaskan bahwa kelancaran prosesi khitanan putra tercintanya adalah berkah yang ingin ia bagikan melalui keceriaan lomba Gaple tersebut.
Secara khusus, Bapak Nurbono juga menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja ekstra keras. Mulai dari persiapan tempat, penyusunan jadwal tanding, hingga pengawasan jalannya lomba, semuanya dinilai berjalan sangat profesional. "Kerja keras panitia adalah kunci suksesnya acara malam ini, dan kami sekeluarga sangat terbantu atas dedikasi mereka," ujar Bapak Nurbono dengan tulus.
Kompetisi ini berlangsung cukup kompetitif karena tuan rumah telah menyiapkan apresiasi yang luar biasa bagi para pemenang. Tidak tanggung-tanggung, hadiah disediakan untuk 6 pasangan juara, mulai dari Juara 1 hingga Juara 6. Pemberian hadiah ini merupakan bentuk apresiasi langsung dari tuan rumah agar para peserta semakin semangat dan sportif dalam memperebutkan gelar juara di meja Gaple.
Acara yang berlangsung hingga dini hari tersebut ditutup dengan ungkapan syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan. Dengan berakhirnya turnamen ini, diharapkan tali persaudaraan di Desa Terusan semakin kuat, seiring dengan doa bagi Bihan Salman agar tumbuh menjadi putra yang berbakti kepada orang tua dan berguna bagi masyarakat.