Cegah Karhutla sejak Dini, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab OKU Intifkan Patroli di Area Rawan

Oktober 08, 2026 WIB Last Updated 2026-10-09T05:24:48Z

BATURAJA – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar Apel dan Patroli Gabungan Operasi Aman Nusa II pada Jumat (09/10/2026). Kegiatan lintas instansi ini dilaksanakan guna merespons dinamika potensi kerawanan bencana karhutla sekaligus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres OKU agar tetap aman dan kondusif.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipusatkan di halaman Mapolres OKU. Pada kesempatan tersebut, Kapolres OKU diwakili oleh Kabag Ops bersama Pejabat Utama (PJU), Kasi, Perwira, serta Kapolsek Baturaja Timur. Apel ini menjadi sarana konsolidasi dan penyamaan persepsi bagi seluruh personel sebelum diterjunkan langsung ke lapangan guna menjalankan tugas pengamanan dan pemantauan wilayah.
Kegiatan strategis ini melibatkan kekuatan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), unsur kecamatan, kelurahan, Kepala Desa (Kades), hingga partisipasi aktif dari elemen masyarakat setempat. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen sinergitas yang kuat antara instansi pemerintah, aparat keamanan, dan warga dalam menanggulangi ancaman bencana Karhutla secara komprehensif.
Usai pelaksanaan apel, tim gabungan langsung bergerak menyisir sejumlah titik rawan Karhutla yang berada di sekitar wilayah hukum Polres OKU. Rute patroli difokuskan pada area-area strategis dan rawan, seperti wilayah Talang Aman, kawasan sekitar PLTU, hingga wilayah Terusan. Lokasi-lokasi tersebut menjadi perhatian utama lantaran memiliki hamparan lahan kering dan vegetasi yang rentan memicu timbulnya titik api.
Patroli intensif ini dilaksanakan sebagai langkah mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya hotspot atau titik api di lapangan. Selain memantau kondisi lingkungan secara langsung, kehadiran personel di tengah-tengah lokasi rawan bertujuan untuk mencegah tindakan pembakaran hutan dan lahan, baik yang sengaja dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab maupun yang terjadi akibat kelalaian manusia.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan patroli berakhir dan dilaporkan kepada pimpinan, situasi di seluruh area patroli wilayah hukum Polres OKU terpantau aman, tertib, dan sangat kondusif. Berdasarkan hasil penyisiran di lapangan, petugas tidak menemukan adanya kejadian menonjol, titik api baru, maupun gangguan Kamtibmas yang berpotensi meresahkan masyarakat selama pelaksanaan patroli berlangsung.
Sebagai langkah tindak lanjut, Polres OKU bersama TNI dan instansi terkait berkomitmen untuk terus mempertahankan serta meningkatkan frekuensi patroli secara terukur dan berkesinambungan. Penentuan rute dan jadwal patroli mendatang akan disusun berdasarkan skala prioritas dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan wilayah, kondisi cuaca ekstrem, keberadaan lahan kering, serta laporan atau informasi yang disampaikan oleh masyarakat.

Seluruh rangkaian upaya preventif ini tidak hanya difokuskan untuk merespons kejadian secara reaktif, tetapi juga diproyeksikan untuk memperkuat sistem pencegahan dan mitigasi sejak dini. Dengan koordinasi yang solid dan deteksi dini yang maksimal, potensi kebakaran hutan dan lahan maupun potensi gangguan Kamtibmas di Kabupaten OKU dapat diantisipasi serta ditangani secara cepat sebelum berkembang menjadi potensi gangguan nyata.

Terkini