Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas Polres OKU 2026 Pererat Sinergitas Lintas Elemen Masyarakat

September 11, 2026 WIB Last Updated 2026-09-11T18:10:55Z

BATURAJA — Suasana penuh keakraban, kehangatan, dan semangat kebersamaan mewarnai halaman upacara Mapolres OKU pada Jumat (11/9/2026). Momentum berharga ini tercipta dalam rangka pelaksanaan Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas Polres OKU 2026 yang digelar secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten OKU. Kegiatan ini menjadi sarana perjumpaan lintas elemen yang berdampak positif bagi terciptanya iklim sosial yang kondusif di wilayah setempat.
Kemeriahan acara tercermin dari tingginya partisipasi peserta yang mencapai 500 orang dan terbagi ke dalam 250 pasangan bertanding. Seluruh peserta yang hadir berasal dari latar belakang yang sangat beragam, mulai dari warga masyarakat umum, perwakilan anggota DPRD OKU, personel Polri, jajaran instansi pemerintah daerah, insan pers, hingga pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas). Kehadiran yang inklusif ini menjadi gambaran nyata kuatnya sinergitas antar komponen daerah.
Kegiatan bergengsi ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan kepolisian setempat. Tampak hadir di lokasi acara yakni Kapolres OKU, perwakilan DPRD OKU, unsur Forkopimda Kabupaten OKU, Wakapolres OKU, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres OKU, serta seluruh Kapolsek jajaran. Kehadiran para pejabat ini bersanding erat dengan masyarakat yang tergabung dalam jaringan Sabuk Kamtibmas yang turut ambil bagian menjadi peserta lomba.
Dalam perhelatan tersebut, Kapolres OKU menegaskan bahwa Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas ini tidak dirancang semata-mata sebagai ajang kompetisi atau sarana hiburan rakyat semata. Lebih jauh dari itu, kegiatan ini difungsikan sebagai jembatan silaturahmi yang strategis guna membuka kran komunikasi yang lebih cair dan harmonis antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten OKU.
​“Tidak ada jarak, tidak ada ruang yang memisahkan kita. Semuanya harus saling terhubung dan berkolaborasi. Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga Polres OKU sangat membutuhkan dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kabupaten OKU maupun seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolres OKU di hadapan ratusan peserta yang memadati arena pertandingan.

Kapolres OKU juga menjelaskan alasan di baliknya pemilihan olahraga dan permainan tradisional seperti gaple sebagai media kegiatan. Menurutnya, permainan rakyat ini memiliki daya tarik alami yang efektif untuk mencairkan kekakuan interaksi, sehingga mampu memperkuat hubungan emosional serta memupuk rasa saling percaya antara institusi kepolisian dan warga masyarakat dalam suasana yang rileks.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menang atau kalah. Momentum ini adalah bagaimana kita membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan menjaga komunikasi. Dari kebersamaan inilah kita bisa bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif,” tambah Kapolres OKU seraya mengapresiasi jajaran Pemkab OKU dan seluruh pihak penunjang atas suksesnya acara tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, rangkaian pertandingan dalam Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas Polres OKU 2026 masih terus berlangsung dengan penuh antusiasme dan sorak-sorai kemeriahan. Melalui perjumpaan antar sektor ini, kegiatan ini terbukti sukses menjadi ruang bersama untuk menegaskan kembali komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten OKU.

Terkini