BATURAJA – Langkah nyata dalam mengentaskan persoalan banjir tahunan terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. (Who), secara langsung meninjau proyek pengerjaan saluran drainase atau siring (What) yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di depan Simpang KPR Sukajadi, Kota Baturaja (Where), pada Jumat (When). Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pembangunan siring di jalur nasional tersebut merupakan bentuk respon konkret (How) dari pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Pengerjaan ini direalisasikan setelah Pemkab OKU secara aktif menyuarakan dan mengajukan usulan perbaikan infrastruktur. Sinergi ini ditujukan untuk membenahi sistem pembuangan air di kawasan strategis yang selama ini menjadi kewenangan pusat, namun berdampak langsung pada mobilitas masyarakat lokal.
Langkah percepatan pembangunan drainase ini diambil bukan tanpa alasan. Kawasan Simpang KPR Sukajadi selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu titik rawan yang selalu mengalami genangan air cukup parah setiap kali hujan deras mengguyur (Why). Kondisi tersebut tidak hanya menghambat arus lalu lintas dan merusak struktur jalan, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan yang melintas di jalur lintas tengah Sumatera tersebut.
Di sela-sela peninjauannya, Bupati Teddy Meilwansyah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada BBPJN atas terealisasinya usulan Pemkab OKU. Ia menegaskan bahwa hadirnya drainase baru ini diharapkan mampu menjadi jawaban dan solusi permanen atas persoalan genangan air yang selama ini dikeluhkan warga. Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata pentingnya koordinasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam merespon kebutuhan publik.
Menyadari bahwa proses pengerjaan proyek fisik berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan sementara, Bupati mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan penuh. Ia meminta warga dan pengguna jalan untuk tetap bersabar serta memaklumi jika terjadi kemacetan atau kendala teknis kecil di sekitar lokasi pengerjaan. Menurutnya, dampak sementara ini tidak sebanding dengan manfaat jangka panjang yang akan dirasakan bersama setelah siring tersebut berfungsi optimal.
Selain fokus pada fisik bangunan siring, Bupati OKU juga memberikan instruksi tegas kepada jajaran Perumda Air Minum Tirta Raja untuk bertindak cepat. Ia menegaskan agar pihak pengelola air bersih segera melakukan perbaikan jika ditemukan jaringan pipa distribusi yang terkena dampak atau mengalami kerusakan akibat galian proyek. Kesigapan ini diminta agar gangguan terhadap pasokan air bersih pelanggan dapat diminimalkan seminimal mungkin.
Sebagai penanganan darurat bagi wilayah permukiman yang pasokan airnya terganggu selama pengerjaan berlangsung, Bupati memerintahkan Perumda Tirta Raja untuk memobilisasi armada mobil tangki. Bantuan air bersih gratis harus disalurkan secara langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak hingga pipa utama selesai diperbaiki dan distribusi kembali normal. Langkah antisipatif ini diambil agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi tanpa hambatan.
Mengakhiri peninjauannya, Bupati Teddy berharap seluruh pengerjaan drainase dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang sesuai standar teknis. Beliau menegaskan bahwa Pemkab OKU akan terus berkomitmen mengawal dan memperjuangkan berbagai program infrastruktur lainnya ke tingkat pusat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah banjir di Sukajadi, tetapi juga memperlancar konektivitas transportasi dan mendorong perekonomian di Kabupaten OKU secara keseluruhan.