BATURAJA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga ketertiban di jalan raya. Sebagai langkah strategis, jajaran Satlantas Polres OKU menggelar kegiatan berskala intensif yang bertajuk “Strong Point”. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen kepolisian untuk menciptakan kondisi jalan raya yang aman dan tertib bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan yang berfokus pada pengamanan jalur ini dilaksanakan secara serentak pada hari Rabu, 24 Juni 2026, tepatnya pada siang hari saat aktivitas masyarakat sedang padat-padatnya. Pemilihan waktu di tengah hari ini sengaja dilakukan mengingat mobilitas warga Kota Baturaja, baik pekerja maupun pelajar, berada pada titik tertinggi yang rawan menimbulkan kemacetan dan potensi insiden di jalan.
Fokus utama dari operasi "Strong Point" ini adalah untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas, yang merupakan singkatan dari Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas yang kondusif di seluruh wilayah hukum Kota Baturaja. Melalui program ini, polisi tidak hanya sekadar berjaga, namun juga berupaya membangun ekosistem berkendara yang jauh lebih aman, nyaman, dan humanis bagi para pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, Satuan Lalu Lintas Polres OKU menerapkan metode ploting personel secara presisi. Sejumlah anggota polisi lalu lintas disebar dan ditempatkan pada pos-pos pengamanan serta titik-titik strategis, seperti persimpangan jalan utama, kawasan sekolah, pusat perbelanjaan, dan area rawan kecelakaan. Keberadaan personel di titik-titik krusial tersebut bertujuan agar pemantauan dan pengendalian arus lalu lintas dapat dilakukan secara langsung dan efektif.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Lantas AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa upaya masif ini sengaja dirancang untuk memberikan dampak psikologis positif bagi para pengendara. Dengan hadirnya polisi di lapangan, Polres OKU bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat tentang betapa pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Lebih lanjut, AKP Ayu Tiara Okta Dita menjelaskan bahwa langkah preventif ini dinilai sangat krusial guna menekan ego berkendara yang sering memicu pelanggaran hukum. Kehadiran fisik personel di setiap sudut jalan strategis tersebut diharapkan mampu meminimalisir niat para pengendara untuk melanggar aturan, yang pada akhirnya secara otomatis akan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang fatal.
Di samping sebagai fungsi kontrol dan edukasi, kegiatan “Strong Point” ini juga menjadi bukti konkrit dari pelayanan prima yang dipersembahkan oleh Polres OKU kepada masyarakat. Pihak kepolisian ingin memastikan bahwa negara, melalui institusi Polri, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat guna memberikan rasa aman, menegakkan hukum, serta menjamin kenyamanan setiap warga negara saat beraktivitas di jalan raya.
Menutup keterangannya, Kasat Lantas mengimbau kepada seluruh warga Kota Baturaja untuk selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan cara menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kegiatan "Strong Point" ini dipastikan akan terus berlanjut secara berkala demi memastikan bahwa situasi jalanan di wilayah Baturaja tetap terjaga dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif.