BATURAJA – Polsek Baturaja Barat Polres Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan ketertiban masyarakat di area objek vital. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya volume kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pihak kepolisian langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan ketat di kawasan tersebut.
Kegiatan patroli dialogis dan pengamanan intensif ini menyasar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batukuning yang terletak di Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU. Wilayah ini menjadi fokus perhatian karena letak geografis SPBU yang berada di dekat area tikungan jalan raya, di mana penumpukan kendaraan dinilai sangat rawan memicu kecelakaan lalu lintas.
Aksi tanggap ini dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Sejak pagi hari, antrean kendaraan roda empat maupun roda enam sudah mulai terlihat memanjang, sehingga kehadiran aparat kepolisian di lokasi menjadi sangat krusial guna memastikan situasi tetap kondusif dan arus lalu lintas di jalur lintas tersebut tetap mengalir lancar.
Jalannya patroli dan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Baturaja Barat, Iptu A. Malau, yang dalam pelaksanaannya di lapangan dimandatkan kepada Kanit Patroli, Aiptu Rudi Maizar. Dalam menyisir area SPBU, Aiptu Rudi Maizar didampingi oleh sejumlah personel piket fungsi Polsek Baturaja Barat yang bersiaga penuh di sekitar lokasi pengisian.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat ini bertujuan utama untuk mencegah terjadinya kemacetan total yang kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan lain. Selain untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pengamanan ini juga dilakukan sebagai langkah preventif (pencegahan) guna menekan angka kecelakaan di badan jalan akibat posisi antrean kendaraan yang tidak tertib.
Dalam proses pengamanan tersebut, personel kepolisian melakukan komunikasi dua arah dan memberikan himbauan tegas kepada pihak pengelola SPBU Batukuning, yang saat itu diwakili oleh Pengawas SPBU bernama Sdr. Yendri. Polisi meminta manajemen SPBU untuk ikut aktif mengatur jalurnya antrean dan memastikan tidak ada kendaraan yang mengular hingga mengganggu ketertiban umum.
Selain kepada pihak SPBU, petugas di lapangan juga memberikan edukasi dan himbauan langsung kepada para pengendara roda empat (R4) atau lebih yang sedang mengantre. Petugas meminta para supir truk atau kendaraan pribadi untuk mendahului atau memberikan prioritas kepada mobil angkutan penumpang umum agar mobilitas masyarakat tidak terhambat.
Petugas dengan tegas mengingatkan para pengendara agar tidak memarkirkan atau memberhentikan kendaraan mereka di bahu jalan atau badan jalan utama. Hingga kegiatan patroli selesai dilaksanakan, situasi di SPBU Batukuning dilaporkan aman, tertib, dan arus lalu lintas di sekitar tikungan jalan tersebut terpantau lancar tanpa adanya hambatan berarti.