Belajar Mandiri Melalui Jual-Beli: Keseruan Market Day di SDIT Izzatul Ummah Baturaja

April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T04:22:22Z

Suasana di lingkungan SDIT Izzatul Ummah Baturaja tampak berbeda dan jauh lebih progresif pada awal bulan di tahun ajaran 2026/2027 ini. Seluruh warga sekolah berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk menyelenggarakan agenda rutin bulanan yang sangat dinantikan, yakni Market Day. Kegiatan ini bukan sekadar ajang jual-beli biasa, melainkan sebuah laboratorium hidup bagi para siswa untuk mempraktikkan langsung ilmu ekonomi dan kemandirian di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa-siswi, guru, hingga staf yang berperan aktif sebagai pembeli. Market Day kali ini menjadi panggung utama bagi enam orang wirausahawan cilik yang terpilih sebagai representasi kelasnya. Mereka adalah Muhammad Alim Sodiq, Muhammad Rafisqi, Nisya Aprilia Wilson, Ahmad Faiz Ramahdanu, Sefti Anggita Sari, dan Naziha Azkiara, yang dengan penuh semangat menjajakan berbagai produk kreatif mereka.
Pelaksanaan Market Day ini dijadwalkan secara berkala pada setiap awal bulan sebagai bagian dari program unggulan SPMB (Sistem Penjaminan Mutu Bina) SDIT Izzatul Ummah. Dengan jadwal yang tertata, setiap siswa dari berbagai jenjang kelas akan mendapatkan giliran untuk merasakan pengalaman menjadi penjual. Hal ini dilakukan agar distribusi ilmu dan pengalaman lapangan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh peserta didik sepanjang tahun ajaran 2026/2027.

Tujuan utama dari diselenggarakannya agenda ini adalah untuk menanamkan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) sejak dini kepada para siswa. Sekolah menyadari bahwa di era modern ini, kecerdasan akademis harus dibarengi dengan kecakapan hidup (life skills). Melalui Market Day, siswa diajak untuk keluar dari zona nyaman buku teks dan terjun langsung memahami dinamika pasar, cara menarik pelanggan, serta bagaimana mengelola stok barang dengan jujur dan disiplin.
Proses pembelajaran dalam kegiatan ini mencakup aspek yang sangat luas, di mana para siswa belajar mulai dari manajemen modal hingga teknis menghitung uang kembalian secara presisi. Selain kemampuan numerasi, aspek afektif seperti melatih kepercayaan diri saat berinteraksi dengan orang lain menjadi sorotan utama. Para wirausahawan cilik ini dituntut untuk berkomunikasi dengan sopan dan persuasif agar dagangan mereka diminati oleh para pembeli yang memadati area pasar sekolah.

Keseruan semakin memuncak saat transaksi mulai berlangsung di mana sorak-sorai tawar-menawar yang sehat menghiasi setiap sudut sekolah. Para guru yang berperan sebagai mentor turut mendampingi untuk memastikan setiap transaksi berjalan sesuai dengan nilai-nilai Islami. Suasana yang penuh kegembiraan ini membuktikan bahwa belajar tentang finansial bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak-anak usia sekolah dasar.
Pihak sekolah menegaskan bahwa setiap bulannya akan selalu ada kreasi baru yang ditampilkan oleh kelompok penjual yang berbeda. Inovasi produk, mulai dari kuliner sehat hingga kerajinan tangan hasil karya mandiri siswa, menjadi daya tarik yang selalu dinantikan. Hal ini sejalan dengan slogan sekolah untuk membentuk generasi yang Beriman, Mandiri, dan Cerdas, di mana kemandirian finansial dan kecerdasan sosial dibentuk melalui praktik nyata seperti ini.

Bagi masyarakat atau orang tua wali yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai perkembangan dan kreativitas siswa di SDIT Izzatul Ummah Baturaja, sekolah menyediakan saluran informasi yang sangat terbuka. Publik dapat memantau dokumentasi kegiatan melalui akun Instagram @sdit_izzatulummah, Facebook resmi sekolah, atau menghubungi layanan WhatsApp di nomor 089627879115. Kegiatan Market Day ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang berorientasi pada masa depan.

Terkini