Desa Terusan, 27 MEI 2026 – Suasana khidmat bercampur kemeriahan menyelimuti wilayah RT 06 RW 02, Desa Terusan, pada Rabu (27/5). Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di kawasan yang dikenal dengan sebutan Warga Plora ini tidak hanya dirayakan secara ritual keagamaan, tetapi juga dibalut dengan tradisi silaturahmi unik yang mempererat rasa persaudaraan antarwarga. Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat sudah terlihat dari persiapan pelaksanaan ibadah hingga agenda kebersamaan yang telah dirancang jauh-jauh hari.
Perayaan hari besar umat Islam ini diawali dengan pelaksanaan ibadah Salat Idul Adha yang dipusatkan di Mushola Al-Jannah. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua memadati area dalam dan halaman mushola sejak pukul 06.30 WIB. Dengan mengumandangkan takbir yang menggema, warga Plora menunaikan salat dua rakaat secara berjamaah dan mendengarkan khotbah dengan khusyuk, menandai dimulainya rangkaian perayaan hari raya kurban tahun ini.
Segera setelah rangkaian Salat Id selesai dan saling berjabat tangan di area mushola, sebuah tradisi lokal yang hangat langsung dimulai. Kelompok bapak-bapak Warga Plora berinisiatif membentuk rombongan untuk keliling kampung. Mereka berjalan kaki bersama dari rumah ke rumah untuk saling menjemput dan mengajak kepala keluarga serta anggota masyarakat lainnya agar ikut serta dalam iring-iringan silaturahmi massal tersebut.
Tujuan utama dari aksi keliling kampung ini adalah memastikan tidak ada satu pun warga yang terlewat dalam momen penuh berkah ini. Berdasarkan kesepakatan bersama, kunjungan dilakukan secara bergilir ke setiap rumah warga di lingkungan Perumahan flora Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya nyata dalam memperkuat tali silaturahmi, meruntuhkan sekat-sekat sosial, serta menjadi wadah untuk saling memaafkan secara langsung atas segala khilaf yang lalu
Menariknya, tradisi silaturahmi keliling ini juga bertransformasi menjadi semacam festival kuliner rumahan yang sangat meriah. Setiap rumah yang dikunjungi telah bersiap menyambut rombongan dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera. Format kunjungan bergilir ini membuat warga dapat menikmati variasi menu yang berbeda di setiap pemberhentian, sehingga suasana keakraban semakin terasa santai dan penuh tawa.
Keberagaman menu yang disajikan oleh warga menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan tahun ini. Di beberapa rumah, warga disuguhkan semangkuk tekwan khas dengan kuah udang yang segar dan gurih. Sementara di rumah berikutnya, giliran bakso daging sapi yang hangat dan mi ayam bumbu autentik yang menjadi menu utama, di samping berbagai macam camilan tradisional dan minuman segar lainnya yang disediakan tanpa henti hingga hidangan selesai.
Perayaan Idul Adha dengan konsep kuliner bergerak ini berlangsung dengan lancar dan baru berakhir setelah seluruh rumah warga selesai dikunjungi. Melalui kegiatan gotong royong dan kesediaan berbagi makanan ini, beban dan kebahagiaan hari raya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada perbedaan perlakuan, semua warga membaur menjadi satu kesatuan keluarga besar yang harmonis.
Sebagai penutup momentum yang suci ini, segenap Keluarga Besar Warga Plora Desa Terusan RT 06 RW 02 secara resmi menyampaikan ucapan, "Minal 'Aidin wal-Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin." Mereka berharap tradisi kebersamaan yang penuh kehangatan di Mushola Al-Jannah dan lingkungan Plora ini dapat terus dijaga dan dilestarikan pada tahun-tahun yang akan datang sebagai warisan budaya lokal yang positif.(Ijal)