Wakapolda Sumsel Kawal Akselerasi Transformasi Polri dan Stabilitas Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1447 H

Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T08:01:59Z


PALEMBANG — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Wakapolda Sumsel), Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., memimpin langsung langkah strategis dalam mengawal implementasi Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat Triwulan I Tahun 2026. Langkah ini dilakukan melalui rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) mingguan yang terhubung langsung dengan Posko Presisi Mabes Polri. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polda Sumsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah persiapan menyambut agenda besar nasional, yakni pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rapat strategis tersebut diselenggarakan pada hari Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di Ruang Vicon Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel melalui fasilitas video conference. Forum ini tidak hanya menjadi ajang pelaporan rutin, tetapi juga berfungsi sebagai wadah koordinasi vertikal antara Mabes Polri dengan jajaran di daerah. Dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan, pertemuan ini memastikan bahwa setiap instruksi dari pusat dapat diterjemahkan dengan baik ke dalam aksi nyata di lapangan oleh seluruh personel kepolisian di wilayah Sumatera Selatan.
Tujuan utama dari evaluasi ini adalah untuk memastikan bahwa Program Quick Wins, yang merupakan agenda prioritas Kapolri, berjalan secara optimal sesuai dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan. Brigjen Pol Rony Samtana menekankan bahwa transformasi Polri harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam hal kecepatan respons dan transparansi layanan. Beliau menginstruksikan agar seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Polda Sumsel tidak membiarkan program ini berjalan di tempat tanpa progres yang signifikan

Pentingnya percepatan transformasi ini berkaitan erat dengan momentum jelang Ramadan dan Idul Fitri yang selalu ditandai dengan peningkatan dinamika masyarakat. Mobilitas warga yang melonjak, arus mudik yang masif, serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial di pusat-pusat keramaian menuntut kehadiran Polri yang lebih sigap. Oleh karena itu, konsolidasi melalui rapat anev ini menjadi kunci untuk mendeteksi potensi hambatan sejak dini agar stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan prima.
Dalam arahannya, Wakapolda Sumsel menegaskan bahwa penguatan keamanan harus dilakukan secara serentak di seluruh wilayah hukum Sumatera Selatan. Beliau meminta seluruh jajaran untuk memperketat pengawasan dan patroli demi menjamin seluruh rangkaian ibadah Ramadan hingga puncak perayaan Lebaran dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif. Penekanan ini diberikan agar tidak ada celah bagi gangguan keamanan yang dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam beribadah dan merayakan hari raya.

Sejalan dengan upaya pemeliharaan keamanan tersebut, Polda Sumsel saat ini tengah melakukan persiapan intensif untuk pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Operasi kepolisian terpusat ini merupakan misi kemanusiaan dan pengamanan yang sangat vital untuk menjamin kelancaran arus mudik serta arus balik. Persiapan melibatkan pemetaan titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta penempatan personel di pos-pos pengamanan strategis guna memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik yang melintasi wilayah Sumatera Selatan
Kegiatan evaluasi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta para operator program Quick Wins. Kehadiran para petinggi ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat di internal institusi untuk menyukseskan program transformasi. Partisipasi aktif dari setiap fungsi kepolisian diharapkan dapat menciptakan harmoni dalam bekerja sehingga target-target yang diberikan oleh Mabes Polri dapat tercapai bahkan melampaui ekspektasi.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. memberikan pernyataan resmi bahwa evaluasi berkala ini merupakan instrumen krusial untuk memastikan dampak nyata di tingkat kewilayahan. Beliau menegaskan bahwa transformasi Polri bukan sekadar urusan administrasi atau formalitas di atas kertas, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan sosok polisi yang profesional, responsif, dan terpercaya. Dengan persiapan yang matang ini, Polda Sumsel optimis dapat memberikan rasa aman yang maksimal bagi seluruh warga Sumatera Selatan selama musim Lebaran tahun ini.

Terkini