OKU, SUMSEL – Suasana khidmat menyelimuti Desa Marga Mulya XV, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Jumat pagi (20/3/2026). Ratusan warga Muhammadiyah setempat berkumpul dengan penuh sukacita untuk melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Meskipun dilaksanakan lebih awal dari penanggalan pemerintah, semangat kemenangan tetap terpancar kuat dari wajah para jamaah.
Pelaksanaan ibadah ini dipusatkan di Masjid Al-Kahfi yang terletak di kawasan Blok F. Sejak pukul 05.30 WIB, gema takbir sudah mulai bersahutan, mengundang warga untuk segera mengisi barisan shaf yang telah disiapkan. Lokasi ini menjadi titik sentral perayaan bagi warga Muhammadiyah di wilayah tersebut, menciptakan pemandangan spiritual yang menyejukkan di tengah fajar yang menyingsing.
Tepat pada pukul 06.00 WIB, rangkaian Sholat Id dimulai dengan penuh kekhusyukan. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Suratno bertindak sebagai Imam yang memimpin gerakan sholat dengan tertib. Sementara itu, posisi Khatib diisi oleh Bapak Basuki Rohmad, yang dalam khotbahnya menyampaikan pesan-pesan moral mengenai pentingnya menjaga ketakwaan dan mempererat tali silaturahmi pasca bulan suci Ramadhan.
Berdasarkan estimasi di lapangan, jumlah jamaah yang memadati Masjid Al-Kahfi mencapai kurang lebih 200 orang. Jamaah yang hadir terdiri dari berbagai lapisan usia, mulai dari orang tua hingga anak-anak, yang semuanya tampak rapi mengenakan pakaian terbaik mereka. Kapasitas masjid yang terisi penuh menunjukkan antusiasme religius yang tinggi dari warga Desa Marga Mulya XV dalam merayakan hari besar Islam ini.
Perbedaan waktu perayaan ini didasarkan pada keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada tanggal 20 Maret 2026. Penetapan ini menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yang memang sering kali menghasilkan tanggal yang berbeda dengan hasil sidang isbat pemerintah. Kendati demikian, perbedaan ini tidak menjadi penghalang bagi terciptanya kerukunan antarumat beragama maupun sesama muslim di wilayah OKU.
Guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tanpa hambatan, personel Polsek Sinar Peninjauan dikerahkan secara langsung ke lokasi. Kehadiran aparat kepolisian di sekitar Masjid Al-Kahfi bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para jamaah serta mengatur arus lalu lintas di sekitar area masjid. Langkah ini merupakan bentuk pelayanan prima Polri dalam mengawal kegiatan keagamaan masyarakat.
Kapolsek Sinar Peninjauan sebelumnya telah menginstruksikan seluruh jajarannya, termasuk unit intelijen, untuk melakukan koordinasi ketat dan deteksi dini. Upaya preventif ini dilakukan guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul di tengah masyarakat. Pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap waspada demi menjaga stabilitas wilayah selama perayaan berlangsung.
Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dan jamaah membubarkan diri dengan tertib, situasi dilaporkan tetap aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol yang mencederai kesucian hari raya. Keberhasilan pelaksanaan Sholat Id ini menjadi bukti nyata bahwa toleransi dan pengamanan yang sigap mampu mewujudkan suasana perayaan yang damai bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten OKU.