Dalam upaya nyata memperkokoh ketahanan wilayah dan stabilitas keamanan, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar pertemuan strategis bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten OKU pada Senin (16/2/2025). Kegiatan yang dimulai tepat pukul 13.30 WIB ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah langkah proaktif kepolisian dalam merangkul organisasi kemasyarakatan yang memiliki basis massa kuat di tingkat akar rumput untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.
Pertemuan penting ini mengambil tempat di kediaman salah satu tokoh agama terkemuka, Sapuan Sihab, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU. Pemilihan lokasi di kediaman tokoh agama ini memberikan nuansa kekeluargaan sekaligus mempertegas bahwa komunikasi antara aparat keamanan, organisasi paramiliter sayap Nahdlatul Ulama (NU), dan tokoh religi merupakan pilar utama dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang diwakili oleh Kasat Intelkam Polres OKU, AKP Budiyono, hadir secara langsung dengan didampingi oleh sejumlah personel inti dari Sat Intelkam. Di sisi lain, delegasi Banser dipimpin oleh Ketua Banser Kabupaten OKU, Turyanto, yang hadir bersama Ketua GP Ansor Kecamatan Lubuk Raja, Sugiono, serta sekitar delapan anggota Banser lainnya yang turut memberikan dukungan moril dalam agenda silaturahmi tersebut.
Dalam sambutannya, AKP Budiyono menekankan bahwa tujuan utama dari silaturahmi ini adalah untuk membangun jembatan komunikasi yang lebih kokoh antara institusi Polri dan elemen masyarakat. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dan Banser sangat krusial, mengingat tantangan keamanan ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan deteksi dini dan kerja sama lintas sektor agar situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tetap terkendali dan nyaman bagi warga.
AKP Budiyono juga secara terbuka meminta dukungan serta masukan konstruktif dari para anggota Banser dan tokoh agama yang hadir. Ia menegaskan bahwa Polri selalu membuka pintu dialog bagi siapa pun demi kepentingan keamanan negara, karena tanpa partisipasi aktif dari organisasi sosial seperti Banser, tugas kepolisian dalam menciptakan rasa aman tidak akan berjalan maksimal di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Merespons ajakan tersebut, Ketua Banser Kabupaten OKU, Turyanto, menyatakan komitmen penuh organisasinya untuk berdiri tegak di samping Polri dalam menjaga kedaulatan NKRI. Turyanto menegaskan bahwa Banser patuh pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan siap memberikan bantuan pengamanan, baik dalam kegiatan keagamaan, sosial, maupun misi kemanusiaan, guna membantu tugas pemerintah dan kepolisian di lapangan.
Diskusi yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut berjalan dalam suasana yang hangat namun tetap formal dan tertib. Selain membahas koordinasi keamanan, pertemuan ini juga menjadi ajang tukar informasi mengenai potensi kerawanan wilayah, di mana para personel Sat Intelkam Polres OKU dan anggota Banser saling memberikan pandangan terkait upaya pencegahan konflik di tingkat desa maupun kecamatan.
Kegiatan silaturahmi ini berakhir pada pukul 15.25 WIB dengan hasil kesepakatan kuat untuk terus menjalin komunikasi berkelanjutan. Hingga acara ditutup, situasi di lokasi terpantau sangat kondusif, menandai lahirnya komitmen baru antara Polres OKU dan Banser untuk senantiasa bersinergi dalam bingkai bela negara dan menjaga keutuhan NKRI di wilayah Ogan Komering Ulu.