Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kapolres OKU Instruksikan Patroli Humanis Selama Bulan Suci

Februari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-02-20T12:42:48Z
Baturaja – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) mengambil langkah proaktif untuk menjamin keamanan wilayah. Pada Jumat pagi (20/2/2026), halaman Mapolres OKU dipadati oleh ratusan personel gabungan yang mengikuti Apel Kesiapsiagaan. Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat keamanan siap memberikan proteksi maksimal bagi masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang selama menjalankan ibadah puasa.

Apel besar yang dimulai tepat pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P. Kehadiran pucuk pimpinan Polres OKU ini didampingi oleh Wakapolres Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., serta Kepala Dinas Perhubungan OKU, Agus Salim, S.Sos., M.M. Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan bahwa koordinasi tingkat tinggi telah dilakukan guna menyamakan persepsi dalam strategi pengamanan wilayah selama satu bulan penuh ke depan.

Kekuatan pengamanan kali ini tidak hanya bersumber dari internal kepolisian, melainkan melibatkan kolaborasi luas lintas instansi. Barisan apel diisi oleh jajaran Kasat, Kapolsek, personel TNI, Satpol PP, hingga petugas Dinas Perhubungan. Menariknya, anggota Pramuka juga dilibatkan dalam barisan ini, menunjukkan bahwa aspek sosial dan pembinaan kepemudaan menjadi bagian dari strategi preventif yang diusung oleh Polres OKU dalam menjaga ketertiban umum.

Dalam amanatnya, AKBP Endro Aribowo menekankan bahwa tujuan utama dari pengerahan personel ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman (khusyuk) bagi umat Muslim yang beribadah. Beliau menegaskan bahwa momentum Ramadhan merupakan waktu yang sakral, sehingga gangguan sekecil apa pun harus diantisipasi sejak dini. Komitmen bersama ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta potensi gesekan sosial yang kerap meningkat di tengah dinamika aktivitas masyarakat saat bulan puasa.

Langkah konkret yang akan diambil tim gabungan ini meliputi peningkatan frekuensi patroli di jam-jam rawan, serta pengamanan ketat di tempat-tempat ibadah, terutama saat pelaksanaan salat Tarawih. Selain itu, titik-titik keramaian yang menjadi pusat konsentrasi massa, seperti pasar tumpah (pasar beduk) dan area publik lainnya, akan mendapatkan pengawasan khusus. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan massa yang berpotensi memicu gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

Kapolres juga menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tetap waspada. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama agar penanganan masalah di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Dengan pendekatan yang persuasif, diharapkan masyarakat merasa dirangkul oleh kehadiran petugas, bukan justru merasa terintimidasi, sehingga tercipta hubungan harmonis antara aparat dan warga selama bulan suci.

Secara spesifik, Polres OKU telah memetakan beberapa potensi gangguan Kamtibmas yang menjadi prioritas penanganan. Di antaranya adalah aksi balap liar yang kerap dilakukan pemuda saat menjelang berbuka atau setelah sahur, penggunaan petasan yang mengganggu kenyamanan, hingga potensi tawuran antar kelompok. Tindak kriminalitas konvensional seperti pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) juga tetap menjadi atensi utama dalam pengawasan ini.

Sebagai penutup, melalui apel kesiapsiagaan ini, Polres OKU berharap situasi di wilayah hukum mereka tetap stabil, damai, dan kondusif hingga hari raya Idul Fitri nanti. Dengan kesiapan fisik maupun strategi yang matang, diharapkan masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa dihantui rasa was-was. Keberhasilan pengamanan ini nantinya akan menjadi tolok ukur profesionalisme Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat di momen hari besar keagamaan.

Terkini