Berjuang Demi Masa Depan, Tiga Pelajar Terbaik Baturaja Ikuti Seleksi Ketat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Polres OKU

Februari 16, 2026 WIB Last Updated 2026-02-16T08:06:28Z
BATURAJA – Harapan besar terpancar dari wajah tiga siswa sekolah menengah pertama di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) saat mengikuti seleksi masuk sekolah unggulan kepolisian. Bertempat di Mapolres OKU, ketiganya melaksanakan ujian Computer Assisted Test (CAT) Akademik Potensi Siswa (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2026/2027 pada Sabtu (14/02/2026).

Pelaksanaan ujian ini menjadi momen krusial bagi para peserta karena SMA Kemala Taruna Bhayangkara dikenal sebagai sekolah dengan standar disiplin dan akademik yang tinggi. Ketiga peserta yang merupakan putra-putri terbaik asal Kota Baturaja tersebut hadir dengan persiapan matang guna memperebutkan kursi di sekolah yang memiliki kurikulum khusus berbasis kepolisian dan kepemimpinan tersebut.
Para peserta merupakan delegasi dari tiga sekolah berbeda di wilayah Kabupaten OKU, yakni SMP Tunas Cendikia OKU, SMP Negeri 13 OKU, dan SMP Negeri 01 OKU. Keikutsertaan siswa dari sekolah-sekolah unggulan daerah ini menunjukkan tingginya minat masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang untuk menempuh pendidikan di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari.

Kegiatan ini dipantau dan dihadiri langsung oleh Kabag SDM Polres OKU, Kompol Alpian, S.E., M.M. Kehadiran beliau bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian ujian berjalan sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) yang telah ditetapkan oleh panitia pusat, sekaligus memberikan dukungan moral bagi para siswa yang sedang berjuang.
Dalam keterangannya, Kapolres OKU Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kabag SDM Kompol Alpian, menyampaikan bahwa seleksi di tingkat daerah ini merupakan amanah untuk menjaring bibit unggul secara jujur. Beliau menegaskan bahwa Polres OKU berkomitmen penuh untuk menciptakan iklim kompetisi yang sehat tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam ujian ini merupakan langkah nyata Polri dalam mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Dengan sistem ini, potensi kecurangan dapat diminimalisir sekecil mungkin karena hasil ujian diproses secara otomatis oleh komputer dan dapat diketahui secara objektif sesuai dengan kemampuan nyata masing-masing peserta.

Suasana di ruang ujian berlangsung sangat kondusif; seluruh peserta tampak menunjukkan fokus tinggi dan keseriusan dalam menjawab setiap soal yang tersaji di layar monitor. Tidak ada kendala teknis yang berarti selama proses berlangsung, sehingga tahapan seleksi dapat diselesaikan tepat waktu dengan pengawasan ketat dari panitia internal Polres OKU.

Melalui seleksi yang ketat dan transparan ini, diharapkan para peserta asal Kabupaten OKU dapat lolos ke tahap berikutnya dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara ujian yang menandai selesainya seluruh rangkaian seleksi Tahap II di tingkat Polres OKU dengan aman, tertib, dan lancar.

Terkini