BATURAJA — Sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi musim kemarau panjang yang melanda wilayah Ogan Komering Ulu, Polres OKU berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten OKU dan Pemerintah Kabupaten OKU menggelar Salat Istisqa secara berjamaah. Kegiatan ibadah yang penuh kekhusyukan ini dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) pagi, berlokasi di Lapangan Pondok Pesantren Al-Fakhriyah, Jalan Kemiling, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.
Pelaksanaan ibadah permohonan turunnya hujan ini dihadiri langsung oleh Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres OKU Kompol Hendro Suwarno, S.H., Pejabat Utama (PJU), serta jajaran personel Polres OKU. Turut hadir membaur bersama jamaah, yakni Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., Wakil Bupati OKU Ir. H. Marjito Bachri, Ketua MUI KH. Rokhmat Subeki, S.Ag., jajaran Forkopimda OKU, para ulama, serta pengurus Bhayangkari Cabang OKU.
Kehadiran jajaran pemerintahan dan aparat keamanan tersebut juga diperkuat oleh antusiasme masyarakat sekitar serta ratusan santri dan santriwati Ponpes Al-Fakhriyah yang memadati lapangan sejak pagi. Seluruh elemen yang hadir menyatu dalam barisan saf untuk merendahkan diri dan memohon agar Sang Pencipta segera menurunkan rahmat-Nya berupa hujan penyejuk bagi bumi dan makhluk hidup di Kabupaten OKU.
Salat Istisqa itu sendiri merupakan ibadah sunnah yang dilakukan secara berjamaah sebagai bentuk permohonan doa seraya mengesampingkan kesombongan diri di hadapan Allah SWT. Melalui ritual keagamaan ini, seluruh jamaah berharap agar kekeringan yang mulai melanda kawasan permukiman dan lahan pertanian warga dapat segera teratasi dengan curahan air hujan yang membawa keberkahan.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., mengutarakan bahwa aksi bersama ini dipicu oleh meningkatnya potensi ancaman musibah di musim kemarau. Beliau menegaskan bahwa selain memperketat patroli fisik di lapangan, pendekatan spiritual melalui doa bersama menjadi langkah penting untuk mengantisipasi maraknya peristiwa kebakaran hutan, lahan, dan kebun (karhutlabun) yang rentan terjadi di wilayah OKU.
Sementara itu, Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres OKU yang menggerakkan sinergi lintas sektor dan ulama ini. Bupati mengimbau warga untuk terus waspada dan menolak bala bersama, agar bencana karhutlabun hebat yang melanda wilayah tetangga seperti OKI, Ogan Ilir, hingga beberapa daerah di Kalimantan tidak terjadi di Kabupaten OKU.
Melalui perpaduan doa dari para ulama, santri, pemerintah, serta aparat kepolisian, diharapkan kondisi lingkungan di OKU tetap kondusif dan terhindar dari krisis bencana asap. Keikhlasan serta kekhusyukan seluruh peserta Salat Istisqa menjadi harapan besar agar cuaca panas ekstrem segera berganti dengan guyuran hujan yang meredakan ancaman kebakaran lahan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan keagamaan tersebut, Polres OKU menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan paket bingkisan kepada para pengemudi ojek online (ojol), ulama, serta para santri. Selain itu, pimpinan Polres OKU juga menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada Pimpinan Ponpes Al-Fakhriyah Baturaja, KH. Zulfan Baron, S.Pd.I., M.Si., sebagai wujud mempererat silaturahmi dan mendukung pemenuhan kebutuhan santri.