Dukung Asta Cita Presiden, Kapolres OKU Resmikan Mesin Pengering Jagung 5 Ton di Tegal Arum

Agustus 22, 2026 WIB Last Updated 2026-08-22T14:01:02Z

BATURAJA – Langkah nyata dalam memperkuat pondasi ketahanan pangan nasional terus digelorakan di daerah. Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Pemerintah Kabupaten OKU secara resmi meresmikan operasional mesin pengering jagung (dryer) berkapasitas 5 ton. Acara ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme di Desa Tegal Arum, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sumatra Selatan.

Peresmian fasilitas pertanian modern ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., tepat pada pukul 09.30 WIB hingga selesai. Langkah strategis ini menggarisbawahi komitmen institusi Polri dalam mengawal dan mensukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor swasembada pangan yang menjadi fokus pembangunan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah dan pemangku kepentingan lintas sektor. Tampak hadir mewakili Bupati OKU yaitu Asisten 2 Setda OKU, Kepala Dinas Pertanian Kab. OKU, Kepala Bulog OKU, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. OKU, Kajari OKU, serta Kepala BPS Kab. OKU. Kehadiran para pimpinan instansi ini menunjukkan soliditas dan sinergitas yang kuat antarlembaga di Kabupaten OKU.

Tak hanya jajaran tingkat kabupaten, unsur pemerintahan lokal dan pendamping lapangan juga turut mengawal momentum penting ini. Turut hadir Lurah Spancar Lawang Kulon, Kepala Lingkungan Tegal Arum, para Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kab. OKU, hingga para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Baturaja Timur yang selama ini bersentuhan langsung dengan para petani.
Dari jajaran internal kepolisian dan TNI, keberadaan personel lapangan mempertegas dukungan keamanan dan pembinaan masyarakat. Tampak hadir Ketua Bhayangkari Cabang OKU, Kabag SDM Polres OKU, Kabag Ops Polres OKU, Kasat Binmas Polres OKU, Kapolsek Baturaja Timur, Kanit Binmas Polsek Baturaja Timur, Babinsa Koramil Kota, serta seluruh jajaran Bhabinkamtibmas yang siap mendampingi para petani di wilayah binaan.

Penyediaan mesin pengering jagung berkapasitas 5 ton ini dirancang untuk menjawab tantangan utama para petani, yaitu ketergantungan pada cuaca saat proses pengeringan pascapanen. Dengan adanya teknologi dryer ini, kelompok tani setempat dapat mengolah hasil panen jagung secara jauh lebih cepat, efisien, dan tidak lagi terhambat oleh kondisi cuaca buruk atau musim penghujan.
Secara teknis, mesin dryer ini mampu mengeringkan jagung secara merata sehingga dapat menurunkan kadar air hingga mencapai tingkat optimal. Penurunan kadar air yang presisi ini sangat vital untuk mencegah pembusukan dan menjaga kualitas bulir jagung tetap prima, sehingga hasil panen memenuhi standar pasar dan memiliki daya simpan yang lebih lama.

Sinergi berkelanjutan antara Polri, Pemkab OKU, dan instansi terkait melalui peresmian fasilitas ini diharapkan mampu mendongkrak nilai jual jagung di tingkat petani. Pada akhirnya, peningkatan kualitas hasil panen ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi petani lokal sekaligus mengokohkan Kabupaten OKU sebagai salah satu lumbung pangan yang tangguh di Sumatra Selatan.

Terkini