HUT Ke-116 OKU: Gubernur Herman Deru Dorong Penguatan UMKM dan Literasi Digital

Juli 29, 2026 WIB Last Updated 2026-07-29T12:34:13Z

BATURAJA — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang ke-116 tahun menjadi momen krusial untuk mempercepat akselerasi pembangunan daerah. Peringatan bersejarah ini dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mendorong penguatan struktur ekonomi lokal melalui pengoptimalan peran pelaku usaha serta peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) berbasis digital.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyampaikan arahan strategis tersebut secara langsung saat meresmikan Pameran Dagang HUT OKU ke-116 pada Rabu, 29 Juli 2026. Acara tahunan yang berlangsung meriah ini diprakarsai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten OKU sebagai wadah promosi dan unjuk gigi bagi para pelaku industri kreatif serta UMKM setempat.

Dalam pidato pembukaannya, Gubernur menggarisbawahi bahwa kemajuan sebuah daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Beliau menegaskan pentingnya komitmen bersama dan kolaborasi yang solid antar-elemen masyarakat, mulai dari sektor dunia usaha, jajaran aparat keamanan TNI-Polri, hingga partisipasi aktif dari seluruh lapisan warga demi terciptanya stabilitas serta kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.
Terkait pilar perekonomian daerah, Herman Deru menyoroti peran vital lembaga keuangan daerah seperti Bank Sumsel Babel yang dinilai harus menjadi motor penggerak utama. Bank Sumsel Babel dituntut untuk lebih proaktif dalam memberikan permodalan, pembinaan, serta memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar para pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain sektor perbankan, Gubernur juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada korporasi besar seperti PT Semen Baturaja yang dinilai konsisten menjalankan tanggung jawab sosialnya. Perusahaan BUMN tersebut dianggap telah menjadi teladan karena secara berkesinambungan terus melibatkan pelaku UMKM Kabupaten OKU dalam berbagai kegiatan operasional maupun agenda bisnis perusahaan.

Di balik pidato resminya, Gubernur tak dapat menyembunyikan rasa haru dan ikatan emosionalnya yang mendalam terhadap Kabupaten OKU. Sebagai putra daerah yang lahir di OKU pada 17 November 1967, beliau mengenang perjalanan panjang kabupaten ini yang kini telah menginjak usia 116 tahun, seraya menekankan bahwa lompatan kemajuan ekonomi yang dirasakan hari ini adalah buah dari kerja keras dan kebersamaan seluruh komponen daerah.
Tak hanya berfokus pada penguatan ekonomi fisik, perhatian khusus juga dicurahkan Gubernur pada aspek kesiapan sumber daya manusia di era transformasi teknologi. Beliau menginstruksikan Duta Literasi dan Bunda Literasi untuk semakin gencar memperluas gerakan literasi hingga ke pelosok, guna memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang komprehensif dalam menyikapi arus modernisasi.

Menutup arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur teknologi yang canggih akan sia-sia tanpa diimbangi oleh kecakapan penggunanya. Di tengah era yang serba online, peningkatan literasi digital menjadi fondasi utama agar masyarakat Kabupaten OKU tidak hanya menjadi penonton, melainkan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Terkini