Prioritaskan Keselamatan Warga, Polres OKU Beri Teguran Humanis bagi Pelanggar Helm di CFD Baturaja

April 19, 2026 WIB Last Updated 2026-04-19T15:06:26Z
BATURAJA – Suasana Minggu pagi di Kota Baturaja tampak berbeda dari biasanya. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menerjunkan sejumlah personel tangguh untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan dalam momentum Car Free Day (CFD) yang berlangsung pada Minggu pagi, 19 April 2026. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dapat berolahraga dengan tenang tanpa gangguan kemacetan.

Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K. Melalui Kasi Humas AKP Ferri Zulfian, pihak kepolisian menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan adalah bentuk nyata pelayanan Polri dalam menciptakan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang prima di wilayah hukum Polres OKU.

Operasi pemantauan ini dilakukan secara intensif dalam durasi satu jam, dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga berakhir pada pukul 07.30 WIB. Pemilihan waktu tersebut dinilai sangat krusial karena merupakan puncak kepadatan aktivitas warga, di mana ribuan masyarakat Baturaja tumpah ruah ke jalanan untuk menikmati udara segar dan berolahraga pagi.

Guna memastikan jangkauan pengamanan yang merata, Polres OKU memetakan empat titik strategis yang menjadi fokus utama penempatan personel. Keempat lokasi tersebut meliputi Simpang 4 Kantor Depag, Simpang 3 Kantor Pos, Simpang 3 RSUD Baturaja, dan Simpang 4 DKT. Titik-titik ini dipilih karena merupakan urat nadi lalu lintas yang menghubungkan berbagai kawasan vital di pusat Kota Baturaja.

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya berdiri mengatur ritme kendaraan, tetapi juga aktif melakukan interaksi langsung dengan para pengguna jalan. Salah satu tindakan menonjol adalah pemberian teguran humanis kepada para pengendara roda dua yang kedapatan tidak mengenakan helm berstandar SNI. Petugas lebih mengedepankan sisi edukasi dibandingkan penilangan demi membangun kesadaran kolektif masyarakat.

AKP Ferri Zulfian menjelaskan bahwa misi utama dari kegiatan ini adalah tindakan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya barikade personel di setiap persimpangan, diharapkan potensi gesekan antar pengguna jalan dapat diminimalisir, sehingga masyarakat yang sedang mengikuti CFD merasa mendapatkan perlindungan penuh dari pihak berwajib.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lapangan dilaporkan sangat kondusif dengan arus lalu lintas yang terpantau ramai namun tetap mengalir lancar. Cuaca cerah yang menyelimuti Kota Baturaja turut mendukung keberhasilan operasi ini, di mana tingkat kepatuhan masyarakat terlihat mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.

Menutup keterangannya, Polres OKU menegaskan bahwa pergelaran personel lalu lintas pada momen CFD ini akan menjadi agenda rutin yang terus dievaluasi. Komitmen ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan memastikan ketertiban lalu lintas di wilayah Baturaja tetap terjaga setiap harinya.

Terkini