OKU, SUMATERA SELATAN – Pemerintah Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sukses menggelar kegiatan Panen Jagung Kuartal I Tahun 2026 pada Rabu (11/3/2026). Dimulai tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan aparatur desa dalam mengelola potensi pertanian lokal demi mendukung kedaulatan pangan di wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya Kepala Desa Padang Bindu Zul Anwar, Bhabinkamtibmas Polsek Semidang Aji Bripka Dasa Putra, serta Babinsa Serka Sumadi. Kehadiran unsur TNI-Polri dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektoral yang solid dalam mengawal program strategis pemerintah, dari tingkat pusat hingga ke pelosok desa.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah memanen jagung di lahan perkebunan milik desa yang telah dikelola secara intensif selama beberapa bulan terakhir. Panen ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan simbol keberhasilan manajemen lahan desa dalam memproduksi komoditas pangan yang berkualitas tinggi di tengah tantangan cuaca dan dinamika pasar.
Secara teknis, produktivitas lahan di Desa Padang Bindu menunjukkan angka yang menggembirakan. Dari lahan seluas sekitar 1 hektare yang dipanen hari itu, para petani berhasil meraup hasil produksi mencapai 6 ton jagung. Angka ini mencerminkan efektivitas pola tanam dan pendampingan dari PPL yang berjalan optimal di wilayah Kecamatan Semidang Aji.
Jika melihat cakupan yang lebih luas, potensi pertanian di desa ini masih sangat besar. Total luas lahan perkebunan jagung di seluruh wilayah Desa Padang Bindu mencapai 4 hektare, dengan populasi tanaman diperkirakan menyentuh angka 75.000 batang. Hal ini memposisikan Desa Padang Bindu sebagai salah satu lumbung jagung potensial di Kabupaten OKU.
Implementasi program ini didorong oleh visi besar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan angka ketergantungan terhadap impor. Melalui swasembada komoditas strategis seperti jagung, pemerintah daerah berharap dapat menjaga stabilitas harga pangan di pasar, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi masyarakat luas.
Selama proses pemetikan hasil bumi tersebut, personel dari Polsek Semidang Aji terus melakukan monitoring aktif di lapangan. Pengawalan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan memberikan rasa aman bagi para petani serta tamu undangan yang hadir, sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga.
Agenda panen raya ini berakhir pada pukul 10.00 WIB dengan hasil yang sangat memuaskan. Hingga acara ditutup, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan panen Kuartal I ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten OKU untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian mereka di sisa tahun 2026.