Wujudkan Ramadhan Aman, Personel Polres OKU Kawal Kelancaran Arus Lalu Lintas di Pusat Perbelanjaan Takjil

Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T02:35:31Z

BATURAJA – Memasuki momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, geliat ekonomi masyarakat di Kota Baturaja tampak meningkat signifikan, terutama pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Guna mengantisipasi lonjakan aktivitas tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) secara resmi menerjunkan personel dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) untuk melakukan pengamanan ketat di sejumlah titik pasar bedug yang tersebar di wilayah hukum Polres OKU pada Rabu (25/02/2026).

Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat untuk menjamin keamanan dan ketertiban. Mengingat pasar bedug merupakan pusat konsentrasi massa yang cukup besar, kehadiran petugas di lapangan menjadi sangat krusial. Pengamanan ini dilakukan di titik-titik strategis yang selama ini menjadi lokasi favorit warga Baturaja untuk mencari penganan berbuka puasa atau takjil.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, menjelaskan bahwa pengerahan personel Sat Lantas ini bukan sekadar rutinitas, melainkan respons cepat terhadap dinamika lapangan. Menurutnya, peningkatan volume kendaraan dan pejalan kaki di sekitar area pasar bedug sering kali memicu kerawanan jika tidak dikelola dengan manajemen lalu lintas yang baik.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman, baik bagi para pengunjung pasar yang berjalan kaki maupun para pengendara yang melintas di jalur tersebut. Petugas di lapangan tidak hanya berdiri berjaga, tetapi juga aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan tidak terjadi kemacetan panjang yang dapat mengganggu kenyamanan publik selama menjalankan ibadah puasa.

Selain fokus pada kelancaran arus lalu lintas, personel Sat Lantas juga berperan dalam fungsi pengawasan keamanan untuk mencegah potensi tindak kejahatan jalanan. Keramaian di pasar bedug sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi kriminal seperti pencopetan atau penjambretan, sehingga keberadaan polisi berseragam diharapkan mampu memberikan efek getar (deterrent effect) bagi para pelaku kejahatan.

AKP Feri Zulfian menambahkan bahwa operasional pengamanan ini dilaksanakan setiap sore hari, bertepatan dengan jam-jam sibuk masyarakat berburu takjil. Hal ini dilakukan karena pasar musiman ini merupakan denyut nadi ekonomi warga selama bulan Ramadhan yang perlu didukung dengan infrastruktur keamanan yang memadai agar aktivitas perdagangan tetap berjalan kondusif.

Pihak Polres OKU juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengunjung pasar bedug, agar tetap waspada dan tertib dalam memarkirkan kendaraannya. Penggunaan kunci ganda dan kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas sangat diharapkan demi kelancaran bersama, sehingga suasana Ramadhan di Baturaja tetap khidmat tanpa gangguan keamanan maupun hambatan di jalan raya.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan ini mencerminkan komitmen Polres OKU dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dengan sinergi antara petugas kepolisian dan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban, diharapkan perayaan Ramadhan 1447 H di wilayah OKU dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan bagi semua pihak.

Terkini