Polsek Baturaja Timur Tempuh Jalur Mediasi Selesaikan Konflik Remaja di Kemalaraja

Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T02:54:25Z

BATURAJA – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Baturaja Timur, di bawah naungan Polres Ogan Komering Ulu (OKU), kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, pihak kepolisian menggelar kegiatan problem solving atau penyelesaian masalah terkait perselisihan yang melibatkan sekelompok remaja teman sepermainan. Langkah ini diambil guna meredam ketegangan yang sempat memuncak di tengah masyarakat Kelurahan Kemalaraja.

Peristiwa ini bermula dari adanya laporan keresahan warga di RT 008/RW 001 Kampung Baru, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU. Diketahui, sebuah kesalahpahaman yang terjadi di antara para remaja setempat tidak hanya berakhir pada adu mulut biasa, namun telah menjurus pada keributan fisik hingga adanya dugaan pengancaman. Kondisi ini membuat para orang tua merasa khawatir bahwa konflik tersebut akan berlarut-larut dan memicu aksi balas dendam atau dendam kesumat di masa depan jika tidak segera ditengahi oleh pihak berwenang.

Bertempat di Aula Mapolsek Baturaja Timur, proses mediasi ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemalaraja, Aipda Oval Indriansyah, S.H. Pertemuan tersebut dihadiri oleh kedua belah pihak yang berselisih, lengkap dengan pendampingan dari orang tua serta anggota keluarga masing-masing. Kehadiran keluarga dianggap sangat krusial agar solusi yang dihasilkan bersifat mengikat secara moral dan emosional bagi para remaja yang terlibat, mengingat peran rumah sebagai madrasah pertama karakter anak.

Dalam proses dialog yang berlangsung hangat namun tegas, Aipda Oval Indriansyah menekankan bahwa pemicu utama keributan ini sejatinya hanyalah masalah sepele akibat kurangnya komunikasi. Beliau mengingatkan para remaja bahwa ego sesaat dapat merugikan masa depan mereka sendiri. Polisi bertindak sebagai fasilitator untuk menjembatani jurang komunikasi yang buntu, memastikan bahwa tidak ada satu pihak pun yang merasa terintimidasi selama proses pencarian solusi berlangsung di markas kepolisian tersebut.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menggarisbawahi betapa pentingnya peran orang tua dalam memantau dinamika pergaulan anak di luar rumah. Orang tua diminta untuk tidak hanya menjadi penyedia fasilitas, tetapi juga menjadi pendengar yang baik bagi keluh kesah anak agar emosi negatif tidak meledak di lingkungan luar. Keterlibatan keluarga dalam mediasi ini menjadi simbol bahwa tanggung jawab karakter remaja bukan hanya di pundak aparat penegak hukum, melainkan sinergi bersama antara rumah dan lingkungan sosial.

Hasil dari musyawarah yang intensif tersebut berbuah manis dengan tercapainya kesepakatan damai secara kekeluargaan. Kedua belah pihak yang bertikai secara sadar mengakui kekhilafan mereka dan saling berjabat tangan untuk memaafkan. Mereka menyepakati bahwa kejadian tersebut murni merupakan kesalahpahaman yang tidak perlu diperpanjang. Komitmen untuk kembali menjalin hubungan baik sebagai teman sepermainan dituangkan dalam kesepakatan tertulis agar menjadi pengingat bagi mereka untuk selalu saling menghargai.

Namun, mediasi ini juga menyisakan catatan tegas bagi kedua belah pihak. Dalam perjanjian tersebut dinyatakan bahwa apabila di kemudian hari salah satu pihak kembali menyulut keributan, melakukan pengancaman, atau tindakan serupa yang melanggar hukum, maka pihak kepolisian tidak akan segan untuk memprosesnya secara hukum. Pernyataan ini bertujuan untuk memberikan efek jera dan memastikan bahwa jalur kekeluargaan yang diberikan saat ini merupakan kesempatan berharga untuk memperbaiki diri sebelum berurusan dengan pidana.

Menutup kegiatan tersebut, Kapolsek Baturaja Timur AKP Azwan, S.H., M.H., melalui Kasi Humas AKP Ferri Zulfian, menyampaikan bahwa tindakan preventif seperti ini akan terus digalakkan. Menurutnya, memfasilitasi mediasi adalah cara paling efektif untuk menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) agar tetap kondusif tanpa harus selalu menempuh jalur peradilan formal yang panjang. Hingga berakhirnya acara, situasi di lingkungan Polsek Baturaja Timur terpantau aman, tertib, dan berakhir dengan suasana haru penuh kekeluargaan.

Terkini