Tingkatkan Kualitas Layanan Kelompok Rentan, Rutan Baturaja Intensifkan Pemantauan Kesehatan dan Pemberian Makanan Tambahan

Februari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-02-13T07:10:23Z
Baturaja, Humas Rubaraja – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan pelayanan publik. Pada Jumat (13/02/2026), instansi ini menggelar aksi jemput bola melalui agenda pemantauan kesehatan intensif yang dibarengi dengan pendistribusian makanan tambahan (PMT). Langkah ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) perlindungan kelompok rentan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan yang berpusat di area Klinik Rutan Baturaja ini menyasar secara spesifik para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang masuk dalam kategori lanjut usia (lansia) serta mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis. Tim medis Rutan secara cermat melakukan pendataan dan pemeriksaan satu per satu guna memastikan tidak ada warga binaan yang terabaikan kondisi fisiknya, mengingat kelompok ini memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan warga binaan lainnya.

Pelaksanaan agenda ini dipimpin langsung oleh tim medis profesional Rutan yang bertugas memantau perkembangan kesehatan para penghuni secara berkala. Kehadiran petugas medis di tengah-tengah warga binaan tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban administratif, tetapi juga berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas ketahanan fisik warga binaan selama menjalani masa pidana di dalam jeruji besi.
Alasan mendasar di balik masifnya program ini adalah sebagai bentuk deteksi dini serta upaya preventif terhadap potensi perburukan penyakit. Pihak Rutan menyadari bahwa lingkungan yang terbatas dapat menjadi tantangan tersendiri bagi kesehatan lansia. Oleh karena itu, pencegahan dianggap jauh lebih krusial dan efektif dibandingkan penanganan medis darurat yang berisiko fatal jika penyakit sudah memasuki fase kritis.

Dalam prosesnya, tim medis tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik standar seperti tekanan darah dan cek gula darah, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif. Petugas memberikan ruang dialog bagi warga binaan untuk mengeluhkan kondisi kesehatan mereka. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan mental dan semangat mereka agar tetap konsisten dalam menerapkan pola hidup sehat meskipun berada di tengah keterbatasan ruang gerak.
Sebagai bentuk dukungan nutrisi yang komprehensif, Rutan Baturaja juga membagikan paket Extra Fooding atau Makanan Tambahan yang dirancang khusus. Paket ini terdiri dari asupan padat nutrisi yang tidak didapatkan secara maksimal dari menu harian biasa, seperti susu tinggi kalsium untuk menjaga kepadatan tulang lansia, bubur kacang hijau sebagai sumber protein nabati, serta suplemen vitamin untuk menjaga imunitas tubuh.

Suasana di lokasi kegiatan tampak hangat dan humanis saat petugas medis memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri (personal hygiene) di dalam kamar hunian. Warga binaan diberikan pemahaman bahwa kebersihan tempat tidur dan sirkulasi udara di dalam kamar merupakan kunci utama untuk mencegah penularan penyakit serta mendukung efektivitas obat-obatan yang mereka konsumsi secara rutin.

Melalui keberlanjutan program rutin ini, Rutan Baturaja berharap dapat menciptakan ekosistem pemasyarakatan yang sehat dan kondusif bagi seluruh penghuni. Dengan pemantauan yang ketat dan pemenuhan gizi yang tepat, diharapkan angka fatalitas akibat penyakit kronis dapat ditekan hingga titik nol, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan di Rutan tetap mengedepankan aspek martabat dan kesehatan manusia.

Terkini