Rutan Kelas IIB Baturaja Borong Dua Penghargaan Prestisius dari KPPN Baturaja Tahun 2025

Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T14:12:51Z
BATURAJA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah tata kelola keuangan negara di wilayah Sumatera Selatan. Di bawah kepemimpinan Fitri Yady, institusi ini berhasil memboyong dua penghargaan bergengsi sekaligus dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Baturaja. Prestasi ini menjadi kado penutup tahun anggaran yang sangat membanggakan bagi seluruh jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi dalam acara evaluasi kinerja yang diselenggarakan oleh KPPN Baturaja pada Rabu (18/02/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang apresiasi bagi Satuan Kerja (Satker) yang dinilai memiliki integritas dan efisiensi tinggi dalam mengelola keuangan negara. Rutan Baturaja hadir sebagai salah satu sorotan utama berkat capaian yang melampaui standar rata-rata instansi lainnya.
Pencapaian paling spektakuler yang diraih adalah nilai 100 (Sangat Baik) pada Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk periode Triwulan IV Tahun 2025. Nilai sempurna ini merupakan angka mutlak yang menunjukkan bahwa Rutan Baturaja tidak melakukan kesalahan sedikit pun dalam proses penyerapan anggaran, ketepatan waktu pelaporan, maupun kepatuhan terhadap regulasi perbendaharaan yang berlaku sepanjang akhir tahun lalu.

Selain nilai sempurna di bidang IKPA, Rutan Baturaja juga membuktikan diri sebagai lembaga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Mereka sukses menduduki Peringkat 4 Kinerja Pengelolaan Keuangan (IKPA & Digitalisasi) untuk kategori Satuan Kerja Besar. Keberhasilan ini mengukuhkan posisi Rutan Baturaja sebagai pionir dalam penerapan sistem keuangan modern, seperti penggunaan transaksi non-tunai dan aplikasi digital pemerintahan.

Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi dan dedikasi kolektif tim administrasi dan keuangan. Menurutnya, pencapaian ini tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui proses pengawasan yang ketat dan koordinasi yang intensif setiap harinya. Ia menekankan bahwa transparansi adalah pondasi utama dalam setiap pengambilan kebijakan keuangan di dalam Rutan.

"Nilai 100 ini bukan sekadar deretan angka di atas kertas, melainkan bukti nyata kepada publik bahwa setiap rupiah uang negara dikelola dengan sangat presisi," tegas Fitri Yady dalam sambutannya. Beliau menambahkan bahwa akuntabilitas keuangan yang baik secara langsung akan berdampak pada kualitas pelayanan publik, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas yang berurusan dengan Rutan Baturaja.

KPPN Baturaja memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Rutan dalam mengadopsi sistem digitalisasi keuangan. Langkah ini dinilai sangat selaras dengan program efisiensi birokrasi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat untuk menekan risiko penyimpangan anggaran. Dengan masuknya Rutan Baturaja dalam jajaran empat besar Satker terbaik, mereka kini menjadi standar rujukan bagi instansi lain di wilayah Sumatera Selatan dalam hal transformasi digital

Menutup rangkaian prestasi tersebut, keberhasilan ini diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh pegawai untuk tetap mempertahankan standar keunggulan di tahun-tahun mendatang. Rutan Baturaja berkomitmen untuk tidak berpuas diri dan akan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas serapan serta pelaporan anggaran demi mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

Terkini