Rutan Baturaja Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

September 21, 2026 WIB Last Updated 2026-09-21T12:20:58Z

BATURAJA — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja memperketat pengawasan keamanan internal melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine mendadak pada Senin, 21 September 2026. Langkah progresif ini diambil sebagai komitmen nyata instansi dalam memberantas peredaran barang-barang terlarang sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.
Kegiatan yang berlangsung secara intensif tersebut melibatkan aparat penegak hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri. Kehadiran lintas instansi ini memperkuat sinergitas antarlembaga penegak hukum di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu dalam menciptakan tata kelola Rutan yang bersih, transparan, dan kondusif.
Adapun pihak APH yang diterjunkan secara langsung mencakup personel dari Polsek Baturaja Timur yang dipimpin oleh Kapolsek Baturaja Timur beserta jajaran, serta perwakilan dari Koramil 403-12 Baturaja. Keterlibatan pimpinan dan anggota APH secara langsung menunjukkan keseriusan bersama dalam menjaga stabilitas keamanan internal Rutan Baturaja.

Penggeledahan skala besar ini menyasar seluruh area vital Rutan, mulai dari blok dan kamar hunian warga binaan, tempat penyimpanan barang, hingga ke sudut-sudut rawan yang berpotensi menjadi lokasi penyembunyian barang terlarang. Langkah ini ditempuh sebagai bentuk aksi nyata dari strategi deteksi dini terhadap ancaman gangguan ketertiban.
Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, menjelaskan bahwa razia gabungan ini merupakan langkah strategis yang sangat krusial dalam penguatan sistem pengawasan Rutan. Beliau menegaskan pentingnya respons cepat serta tingkat kewaspadaan yang tinggi demi membangun iklim pembinaan yang berintegritas, aman, dan bebas dari barang terlarang.
Rangkaian pelaksanaan diawali dengan apel bersama di lapangan Rutan untuk pengarahan teknis dan pembagian tugas. Dalam pengarahan tersebut, seluruh petugas diarahkan untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, serta menerapkan pemeriksaan yang ketat namun tetap mengedepankan pendekatan humanis sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

Setelah apel pengarahan selesai, tim gabungan langsung bergerak menyisir seluruh area fisik Rutan secara cermat. Tak berhenti pada penggeledahan barang, tim juga menggelar tes urine acak yang menyasar jajaran pegawai Rutan dan perwakilan warga binaan untuk memastikan tidak ada keterlibatan zat terlarang di dalam lingkungan tempat tinggal maupun kerja.
Dari seluruh rangkaian pemeriksaan dan pengujian laboratorium yang dilakukan, tes urine terhadap petugas maupun warga binaan menunjukkan hasil keseluruhan 100% negatif zat terlarang. Hasil ini menegaskan bahwa lingkungan Rutan Kelas IIB Baturaja saat ini berada dalam kondisi aman, tertib, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Terkini