Antisipasi Bahaya Asap Karhutla, Polres OKU Bagikan Masker Gratis untuk Pelajar dan Masyarakat

Agustus 28, 2026 WIB Last Updated 2026-08-28T08:27:22Z
BATURAJA — Sebagai bentuk respon cepat dan upaya preventif dalam melindungi kesehatan masyarakat dari paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar aksi kepedulian sosial berupa pembagian masker secara gratis pada Jumat (28/8/2026). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi bahaya gangguan kesehatan yang mengintai warga Baturaja dan sekitarnya akibat penurunan kualitas udara dalam beberapa hari terakhir.
Aksi pembagian masker medis pelindung pernapasan ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, terutama para pelajar dan warga yang terpaksa harus menjalankan aktivitas sehari-hari di luar ruangan. Pembagian difokuskan pada area publik dan lingkungan sekolah yang memiliki tingkat kepadatan aktivitas tinggi, sehingga bantuan alat pelindung diri ini dapat langsung dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Untuk memastikan bantuan menjangkau sasaran secara merata, kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu pada sesi pagi pukul 06.30 WIB saat anak-anak berangkat sekolah dan warga mulai beraktivitas, serta sesi siang pukul 12.40 WIB bertepatan dengan jam pulang sekolah dan ibadah sholat Jumat. Adapun lokasi yang disisir meliputi SDN 1 OKU, MAN 1 OKU, SD 11 OKU, SD Al Azhar Sukajadi, serta area rumah ibadah seperti Masjid Baiturahim Bakung, Masjid Assajdah Lintas, dan kawasan Masjid Islamic Center Baturaja.
Pelaksanaan aksi kemanusiaan di lapangan ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., yang didampingi oleh Waka Polres OKU Kompol Hendro Suwarno, S.H. Kehadiran pimpinan tertinggi Polres OKU tersebut juga didukung penuh oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres OKU, pengurus Bhayangkari Cabang OKU, tim medis dari Sie Dokkes Polres OKU, serta jajaran personel Polres OKU yang terjun langsung membagikan masker kepada warga.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kegiatan penyerahan bantuan kesehatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan langsung dari Kapolda Sumatera Selatan sebagai bagian dari skema penanganan bencana karhutla secara komprehensif. Pihak kepolisian menekankan bahwa penanggulangan karhutla tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman titik api di lapangan dan penegakan hukum semata, tetapi juga wajib memberikan perlindungan nyata terhadap dampak kesehatan yang dialami oleh masyarakat.
Melalui langkah proaktif ini, Polda Sumsel beserta jajaran Polres OKU menunjukkan komitmen mendalam terhadap keselamatan warga dengan hadir langsung memberikan solusi konkret di tengah ancaman kabut asap. Penyediaan alat pelindung pernapasan ini menjadi prioritas utama guna meminimalisir masuknya partikel mikro berbahaya dari asap pembakaran ke dalam sistem pernapasan warga, khususnya anak-anak usia sekolah yang sangat rentan terhadap serangan penyakit.
​Di sela-sela penyerahan masker, petugas di lapangan juga secara masif menyampaikan sosialisasi serta himbauan edukatif kepada warga mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat di tengah kondisi udara yang kurang kondusif. Masyarakat sangat dianjurkan untuk disiplin menggunakan masker setiap kali berada di luar rumah serta disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih guna membantu menjaga daya tahan tubuh dan menjaga kelembapan saluran pernapasan.

Langkah pencegahan ini menjadi sangat vital mengingat paparan asap karhutla yang terus-menerus dapat memicu gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), seperti timbulnya batuk kering maupun berdahak, tenggorokan terasa kering dan perih, hingga demam tinggi. Dengan diselenggarakannya aksi pembagian masker secara serentak di berbagai titik strategis ini, Polres OKU berharap dapat membantu menekan potensi lonjakan kasus ISPA serta menjaga derajat kesehatan masyarakat Kabupaten OKU tetap optimal.

Terkini