PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus menunjukkan komitmen nyata dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Upaya strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan ajang bergengsi Lomba Polisi Cilik (Pocil) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Kompetisi ini digelar secara meriah untuk menyaring talenta-talenta terbaik yang siap menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.
Secara resmi, perlombaan ini dibuka langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., yang hadir mewakili Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Kegiatan ini berpusat di Golden Sriwijaya Building, kawasan Jakabaring, Palembang, pada Kamis (25/6/2026). Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor ST/438/VI/HUK.6.2/2026 yang diterbitkan tepat pada tanggal pelaksanaan, seluruh rangkaian acara dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Acara akbar yang diinisiasi oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel ini diselenggarakan khusus dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Dengan mengusung tema besar “Polri Untuk Masyarakat”, kompetisi tahun ini diikuti oleh 17 tim Polisi Cilik perwakilan terbaik dari seluruh Polres dan Polrestabes yang berada di bawah jajaran hukum Polda Sumatera Selatan. Atmosfer kompetisi terasa sangat ketat karena setiap daerah mengirimkan barisan terbaik mereka.
Dalam suasana persaingan yang sengit tersebut, Tim Polisi Cilik dari Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) berhasil tampil impresif dan keluar sebagai Juara I tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Penampilan mereka yang luar biasa berhasil memukau dewan juri, sehingga mampu mengungguli 16 tim tangguh lainnya dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel. Kemenangan ini mengukuhkan dominasi tim Pocil Polres OKU di tingkat daerah.
Keberhasilan dramatis ini diraih berkat metode penampilan yang diperagakan secara apik. Di atas panggung kompetisi, para peserta cilik dari OKU memperlihatkan perpaduan sempurna antara atraksi baris-berbaris yang presisi, variasi formasi yang rumit, ketangkasan fisik, tingkat kedisiplinan yang tinggi, kreativitas koreografi, hingga kekompakan tim yang solid. Seluruh elemen visual tersebut disajikan untuk mencerminkan esensi dari karakter pelopor keselamatan berlalu lintas yang tertanam kuat pada diri mereka.
Di balik gemerlapnya piala kemenangan, terdapat kerja keras dan dedikasi dari jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres OKU yang melakukan pembinaan serta pendampingan melekat. Tokoh-tokoh penting di balik layar ini di antaranya adalah Kasat Lantas AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., Kanit Regident Ipda Benamie Arino, S.E., M.M., M.Si., C.PHR, serta Kanit Kamsel Ipda Angga Depran Saputra yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Aipda Dian Gun Gun, S.E., bersama seluruh personel Satlantas dan tim pelatih.
Secara terpisah, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas AKP Feri Zulfian, langsung menyampaikan apresiasi tertinggi dan rasa bangganya atas capaian emas tersebut. Pihak Polres OKU menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar memenangkan sebuah perlombaan, melainkan sebuah bukti konkret bahwa investasi pada pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kesadaran tertib berlalu lintas kepada generasi penerus bangsa dapat membuahkan hasil yang sangat membanggakan
Menutup keterangannya, AKP Feri Zulfian berharap agar momentum kemenangan ini mampu menjadi pemantik motivasi bagi anak-anak dan generasi muda lainnya di OKU untuk terus mengembangkan potensi diri. Polres OKU menginginkan agar prestasi ini menginspirasi mereka untuk tumbuh dengan karakter yang kuat, menjunjung tinggi aturan, serta bertransformasi menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang aman di tengah masyarakat.