Wujudkan Swasembada Pangan, Lahan 2 Hektar di Semidang Aji Mulai Ditanami Benih Jagung Unggul

Mei 04, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T12:48:43Z

OKU, 4 Mei 2026 – Dalam upaya nyata memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor, Polsek Semidang Aji bersama masyarakat petani menggelar aksi tanam jagung serentak. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Sukamerindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ini merupakan langkah konkret untuk mempercepat target swasembada pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat demi kedaulatan ekonomi bangsa.

Pemilihan lokasi di Desa Sukamerindu bukan tanpa alasan; lahan seluas 2 hektar tersebut dipilih karena memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi serta mendapatkan dukungan penuh dari aparatur desa setempat. Tepat pada Senin pagi, 4 Mei 2026, pukul 09.00 WIB, seluruh elemen mulai dari aparat keamanan hingga tenaga ahli pertanian berkumpul di lokasi untuk memulai proses penanaman di bawah kondisi cuaca cerah yang mendukung kelancaran agenda tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh lintas sektor, di antaranya Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Semidang Aji, Supriyanto, S.Pt., MEP., Sekretaris Desa Sukamerindu Budi Irawan, serta PPL Yoan Okta Rini. Kehadiran Bhabinkamtibmas Aipda Fredy Alib dan Babinsa Serda Nasri mempertegas sinergitas yang kuat antara TNI-Polri dengan rakyat, menunjukkan bahwa menjaga ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama demi stabilitas wilayah.

Secara teknis, proses penanaman dilakukan dengan metode gotong royong yang sistematis mengikuti arahan dari penyuluh pertanian. Para petani dibimbing langsung mengenai jarak tanam yang ideal serta teknik pemupukan awal guna memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal. Bhabinkamtibmas Aipda Fredy Alib bahkan turun langsung ke lahan, mencangkul dan menanam benih jagung varietas unggul bersama warga sebagai bentuk dukungan moral dan fisik.

Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga jagung di pasaran agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas, sekaligus memberikan kepastian usaha bagi para petani. Dengan adanya jaminan pasokan bahan baku dari lahan-lahan lokal, industri dalam negeri tidak perlu lagi merasa khawatir akan kekurangan stok. Hal ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat di mana kepentingan petani dan industri dapat berjalan beriringan.

Salah satu strategi jangka panjang dalam program ini adalah memutus rantai distribusi yang selama ini terlalu panjang dan merugikan produsen kecil. Hasil panen dari Desa Sukamerindu nantinya diproyeksikan akan langsung diserap oleh industri pengolahan pakan ternak dan makanan. Dengan sistem serap langsung ini, petani tidak lagi bergantung pada tengkulak, sehingga margin keuntungan yang didapat oleh petani menjadi lebih besar dan lebih adil.

Selama proses berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, suasana di lokasi tanam terpantau sangat kondusif tanpa adanya kendala keamanan maupun konflik antarwarga. Kedisiplinan para peserta dalam mengikuti arahan panitia serta pengawasan dari aparat kepolisian memastikan setiap tahapan, mulai dari pembukaan lahan hingga penutupan benih dengan tanah, berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi singkat antara unsur TNI-Polri dan para penyuluh untuk membahas langkah pendampingan hingga masa panen tiba. Polsek Semidang Aji berkomitmen untuk terus mengawal program ini dan berharap luasan lahan tanam dapat diperluas ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Semidang Aji. Sinergi yang solid ini diharapkan mampu mengubah wacana swasembada pangan menjadi realitas yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Terkini