Perkuat Sinergi Lewat Kedai Kamtibmas, Kapolres OKU Ajak Komunitas Ojol Jaga Stabilitas Keamanan

Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T13:17:04Z

Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk Kedai Kamtibmas sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga. Peresmian yang berlangsung pada Selasa siang, 5 Mei 2026, ini dipusatkan di Jalan BLL Kulon, Kelurahan Kemala Raja, Kecamatan Baturaja Timur. Kehadiran kedai ini bukan sekadar tempat singgah biasa, melainkan diproyeksikan sebagai pusat interaksi publik dan wadah problem solving bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang.

Acara peresmian ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres OKU serta Kepala Dinas Perhubungan OKU, Agus Salim. Momentum ini terasa istimewa karena dilakukan secara serentak melalui sambungan virtual dengan peluncuran program “KEDAI ADO Presisi” oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho. Sinergi ini menunjukkan komitmen kepolisian di tingkat wilayah hingga daerah untuk menghadirkan layanan yang lebih humanis dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan elemen masyarakat.
Latar belakang berdirinya Kedai Kamtibmas ini didasari oleh kebutuhan akan ruang komunikasi dua arah yang lebih santai namun tetap fungsional. Kapolres OKU menegaskan bahwa pihaknya ingin meruntuhkan sekat antara polisi dan warga sehingga informasi mengenai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat terserap lebih cepat. Dengan suasana yang lebih terbuka, diharapkan warga tidak lagi merasa sungkan untuk berdialog, mengadu, atau sekadar bertukar pikiran demi menciptakan stabilitas keamanan di wilayah hukum OKU.

Peluncuran ini juga dihadiri oleh komunitas besar di Baturaja, salah satunya Ketua Grab Baturaja, Romi Yusuf, beserta puluhan mitra pengemudi ojek online. Kehadiran mereka menegaskan bahwa Kedai Kamtibmas ditujukan bagi mereka yang bekerja di jalanan yang membutuhkan tempat istirahat representatif. Hingga saat ini, tercatat ada sekitar 500 mitra ojol di OKU yang membutuhkan dukungan fasilitas publik seperti ini, mengingat mereka telah beroperasi selama hampir tiga tahun di wilayah tersebut dan seringkali menjadi saksi mata langsung atas kondisi di lapangan.
Tak hanya berfungsi sebagai tempat duduk, fasilitas yang disediakan di Kedai Kamtibmas ini tergolong sangat lengkap dan memanjakan pengunjungnya. Masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, dapat menikmati layanan cuci motor dan pengisian angin kendaraan secara cuma-cuma. Penambahan fasilitas teknis ini merupakan bentuk apresiasi Polres OKU terhadap dedikasi para pekerja lapangan yang memiliki mobilitas tinggi, sekaligus memastikan kendaraan yang mereka gunakan tetap dalam kondisi prima demi keselamatan berlalu lintas.
Rangkaian acara peresmian juga diisi dengan berbagai aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan warga. Sebagai bagian dari perayaan HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres OKU menggelar bakti kesehatan gratis dan kegiatan donor darah bagi masyarakat umum. Selain itu, sebagai langkah konkret edukasi keselamatan, dilakukan pembagian helm kepada para pengemudi ojek online. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kesadaran akan keamanan berkendara tetap menjadi prioritas utama di tengah hiruk-pikuk aktivitas transportasi publik.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, dalam pidatonya menyampaikan bahwa kedai ini akan dioptimalkan secara berkelanjutan untuk berbagai kegiatan sosial dan rutin. Ke depannya, tempat ini akan menjadi lokasi pelaksanaan program "Jumat Berkah", diskusi lintas komunitas, hingga agenda penyerapan aspirasi yang dijadwalkan secara periodik. Beliau menekankan bahwa kedai ini harus menjadi ruang yang produktif di mana setiap masalah masyarakat harus menemukan  solusi atau setidaknya jalan keluar melalui musyawarah di tempat tersebut.

Secara keseluruhan, kehadiran Kedai Kamtibmas ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketertiban wilayah. Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikatif, Polres OKU berupaya membangun kepercayaan publik yang lebih solid. Keberhasilan program ini nantinya akan menjadi tolok ukur sejauh mana kolaborasi antara aparat penegak hukum dan warga dapat berjalan harmonis demi mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Ogan Komering Ulu.

Terkini