Bupati Teddy Meilwansyah Resmi Melantik Pimpinan BAZNAS OKU Periode 2026–2031

April 18, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T10:30:04Z
BATURAJA – Langkah baru dalam penguatan ekonomi syariah dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) resmi dimulai. Pada Jumat sore, 17 April 2026, jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten OKU untuk masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dan diambil sumpahnya. Prosesi yang berlangsung khidmat ini menandai peralihan tongkat estafet kepemimpinan lembaga pengelola zakat di Bumi Sebimbing Sekundang untuk lima tahun ke depan.

Bertempat di Pendopo Kabupaten OKU, acara yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. Kehadiran Bupati menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap eksistensi BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemerataan kesejahteraan. Pelantikan ini dilakukan guna memastikan keberlanjutan program-program sosial yang bersumber dari dana umat agar dikelola oleh figur-figur yang kompeten dan amanah.

Dalam prosesi tersebut, Imam Nuryadin, S.H.I. resmi mengemban amanah sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten OKU. Kepemimpinannya akan didukung oleh empat Wakil Ketua yang berasal dari berbagai latar belakang ahli, yakni Dr. KH Agus Mutamsir, Lc., M.A. (Wakil Ketua I), Darman Syafe’i, S.E., M.Si. (Wakil Ketua II), M. Den Hamid, S.Pd.I. (Wakil Ketua III), dan Drs. H. Firdaus (Wakil Ketua IV). Komposisi pimpinan ini diharapkan mampu membawa inovasi dalam penghimpunan zakat di wilayah OKU.

Acara ini juga menjadi ajang memperkuat sinergitas antar instansi dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menunjukkan dukungannya dengan mengutus Wakapolsek Baturaja Timur Iptu Fachrizal Effendi untuk hadir. Selain itu, tampak hadir perwakilan Dandim OKU, perwakilan Kajari OKU, Wakil Ketua Pengadilan Negeri OKU, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU yang turut menyaksikan pengambilan sumpah tersebut.

Rangkaian seremoni diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) mengenai pengangkatan pimpinan BAZNAS OKU yang baru. Suasana berubah menjadi sakral saat Bupati Teddy Meilwansyah menuntun para pimpinan terpilih untuk mengucapkan sumpah jabatan di bawah kitab suci. Komitmen yang diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan janji moral untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan dan akuntabel sesuai dengan kaidah syariat Islam dan regulasi negara.

Pasca pelantikan, Ketua BAZNAS OKU yang baru, Imam Nuryadin, S.H.I., memberikan sambutan perdananya yang penuh optimisme. Ia menyampaikan visi untuk memperluas jangkauan muzakki (pemberi zakat) serta memperbaiki sistem pendistribusian agar lebih tepat sasaran kepada para mustahik (penerima zakat). Pihaknya berjanji akan segera melakukan konsolidasi internal untuk merumuskan program kerja jangka pendek dan jangka panjang guna merespons dinamika sosial di masyarakat OKU.

Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, dalam arahannya menekankan betapa krusialnya peran BAZNAS sebagai instrumen pengentas kemiskinan yang tidak hanya mengandalkan APBD. Beliau berharap pimpinan yang baru dilantik dapat menggali potensi zakat secara maksimal, mengingat Kabupaten OKU memiliki potensi ekonomi yang besar. "BAZNAS harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, menjadi jembatan kebaikan, dan motor penggerak ekonomi kerakyatan," tegas Bupati dalam pidatonya.

Kegiatan pelantikan ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh tamu undangan kepada jajaran pimpinan BAZNAS yang baru. Dengan resminya pelantikan ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, sektor swasta, dan tokoh agama dalam mengoptimalkan dana umat. Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan peran zakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan martabat hidup masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten OKU.

Terkini