OKU, 20 April 2026 – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pengandonan kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengawal instruksi pusat terkait ketahanan pangan nasional. Tepat pada Senin pagi, 20 April 2026, sebuah langkah konkret diambil dengan menggelar aksi penanaman jagung serentak untuk periode Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di hamparan lahan subur Desa Ujan Mas, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bentuk kolaborasi strategis antara aparat penegak hukum, penyuluh pertanian, dan masyarakat desa. Kehadiran Polri di tengah ladang ini menegaskan bahwa fungsi kepolisian kini semakin adaptif, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga aktif menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui sektor agraris.
Mewakili Kapolsek Pengandonan, Kanit Binmas Aipda Erwin Sasono memimpin langsung jalannya kegiatan ini. Ia didampingi oleh figur yang sudah sangat dikenal warga, yakni Bhabinkamtibmas Desa Ujan Mas, Aiptu Legiman. Kehadiran para personel berbaju cokelat di tengah lahan pertanian ini disambut hangat oleh warga, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat antara aparat dan rakyat yang sedang bahu-membahu menanam benih harapan.
Tak hanya dari unsur kepolisian, aspek teknis pertanian pun sangat diperhatikan dalam agenda ini. Turut hadir Welly selaku Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Ujan Mas yang memberikan arahan mengenai metode penanaman yang efektif. Selain itu, jajaran perangkat desa dan personel Polsek Pengandonan lainnya juga terlibat aktif dalam memastikan setiap prosesi penanaman berjalan sesuai dengan target yang telah direncanakan.
Fokus utama dari kegiatan kali ini adalah optimalisasi lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang dikelola secara mandiri oleh warga setempat. Secara mendetail, lahan tersebut terbagi atas dua titik pengerjaan, yakni lahan milik Ipandri seluas 1 hektare dan lahan milik Zarkusni seluas 1 hektare. Kedua warga ini menjadi garda terdepan dalam membuktikan bahwa sinergi antara pembinaan kepolisian dan semangat kemandirian petani dapat menghasilkan dampak yang masif.
Alasan mendasar di balik pemilihan komoditas jagung pada Kuartal II ini adalah daya tahannya yang baik serta prospek pasarnya yang menjanjikan bagi kesejahteraan petani di Kecamatan Pengandonan. Melalui program ini, pemerintah melalui Polri berupaya memastikan ketersediaan pangan di tingkat lokal tetap stabil, sehingga masyarakat tidak akan rentan terhadap fluktuasi harga pangan yang sering terjadi di pasar global.
Proses penanaman dilakukan dengan penuh antusiasme, di mana para personel kepolisian tak segan untuk turun langsung ke tanah, membantu warga memasukkan benih ke dalam lubang tanam. Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa Polri ingin menyentuh langsung kebutuhan primer masyarakat. Dengan cara ini, diharapkan hubungan emosional yang baik akan tercipta, yang pada gilirannya akan mempermudah koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Pengandonan.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan aksi penanaman serentak ini mampu memicu semangat petani-petani lain di Kabupaten OKU untuk lebih produktif dalam memanfaatkan lahan tidur. Keberhasilan penanaman jagung di Desa Ujan Mas ini ditargetkan menjadi percontohan (pilot project) bagi desa-desa lain, sehingga visi besar ketahanan pangan nasional dapat terwujud mulai dari tingkat terkecil di pelosok desa.